SuaraSumsel.id - Pempro Sumsel terus berupaya meningkatkan kualitas panti asuhan milik pemerintah daerah maupun yang dikelola yayasan yang tersebar di 17 kabupaten dan kota dalam provinsi setempat.
Peningkatan kualitas panti asuhan dilakukan agar lembaga itu berfungsi sebagai tempat pembinaan anak-anak yatim piatu yang layak dan bisa diandalkan mengurangi permasalahan sosial,
Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan guna meningkatkan kualitas panti asuhan di provinsi ini, pihaknya mendorong Dinas Sosial melakukan pembenahan, meningkatkan anggaran dana bantuan operasional dan pembinaan panti asuhan.
Dia menjelaskan, secara umum kondisi panti asuhan di provinsi berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa itu, sebagian besar memprihatinkan sehingga perlu dibantu.
"Kami akan terus memberikan bantuan dan melakukan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan peran dan fungsi lembaga sosial itu," ujarnya.
Dengan berfungsinya panti asuhan secara maksimal diharapkan dapat mendukung upaya mencegah dan mengatasi permasalahan sosial yang terjadi di provinsi ini.
Bagaimana bisa memberikan pembinaan terhadap penghuninya jika secara fisik gedung panti asuhan dan fasilitas pendukungnya serta biaya operasional terbatas, ujar Wagub. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Sakit, Dibawa Pakai Kursi Roda Naik ke Pesawat
-
Ditahan Polisi, Dosen Pelaku Cabul Mahasiswi Unsri Terima 4 Sanksi Ini
-
Ditetapkan Tersangka, Dosen Pelaku Cabul Mahasiswi Unsri Ditahan
-
Bukan Kajur, Dosen Terlapor Pelaku Cabul Hanya Kepala Laboratorium
-
KONI Sumsel Diminta Perampingan Karyawan, Fokus Pembinaan Atlet
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink