SuaraSumsel.id - Aplikasi WhatsApp kembali dilaporkan tengah menyiapkan fitur baru yang sangat berguna terkait grup (komunitas). Fitur komunitas akan hadir ke aplikasi chat ini.
Dilaporkan XDA Developer, fitur baru WhatsApp ini pertama kali ditemukan sejak Oktober 2021 kemarin.
Melansir hitekno.com - jaringan Suara.com, fitur Komunitas tampaknya memberi admin grup lebih banyak kekuasaan atas grup, termasuk kemampuan membuat grup di dalam grup.
Admin mungkin mengundang pengguna baru melalui Tautan Undangan Komunitas dan kemudian mulai mengirim pesan ke anggota lain.
Sulit untuk mengatakan bagaimana tepatnya obrolan ini terlihat sekarang, tetapi WABetaInfo mencatat tampaknya dienkripsi end-to-end.
Perubahan desain yang halus akan membantu membedakan Komunitas dari obrolan grup biasa.
Seperti yang ditunjukkan WABetaInfo, ikon komunitas akan berbentuk kotak dengan sudut membulat, format yang salah diaktifkan WhatsApp (dan kemudian dinonaktifkan dengan cepat) pada Oktober lalu.
WhatsApp mungkin mencoba untuk menutup kesenjangan yang melebar antara itu dan aplikasi perpesanan lain seperti Telegram dan Signal.
Baca Juga: Aksinya Viral, Buronan Jambret Bocah di Cakung Tertangkap usai Kabur ke Sumsel
Tag
Berita Terkait
-
Cara Singkat Kirim File Lebih 100MB Lewat Aplikasi WhatsApp
-
Cara Menonaktifkan WA Tanpa Mematikan Paket Data
-
Ini Cara Membagikan Lokasi di WhatsApp, Lebih Cepat dan Mudah
-
Cek Beberapa Fitur di Aplikasi WhatsApp Ini, Bisa Deteksi Hoaks
-
Ingin Melacak Lokasi Seseorang? Kini Sudah Bisa Pakai Aplikasi WhatsApp
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan
-
Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel
-
Laba Rp31,2 Triliun, BRI Pertegas Kiprah sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
-
Kilang Plaju dan Polda Sumsel Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
-
Tekan Risiko Kebakaran Lahan di Puncak Kemarau, Kilang Plaju Gandeng BPBD Gelar Pelatihan Pemadaman