SuaraSumsel.id - Para jebolan Liga Dangdut Indonesia (LIDA) hampir sama dengan ajang percarian bakat dengan lainnya, yang konstentannya berasal dari daerah.
Mereka pun punya kehidupan awal di daerah. Seperti LIDA, yang berasal dari Sumatera Selatan. Dia dibesarkan di Desa Sukajadi, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.
Meski demikian, mereka tidak melupakan kehidupan asalnya. Banyak juga yang memamerkan kehidupan mereka di kampung halaman.
1. Rara LIDA
Dari Sumatera Selatan, kita intip rumah Rara LIDA di daerah Sukajadi, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. Penampakan rumah Rara yang sederhana pada tahun 2015, sebelum direnovasi.
Rumah masih ala kadarnya dengan atap yang sedikit mirip. Sayangnya, belum ada potret rumah terbaru Rara setelah direnovasi. Bagaimana ya, rumah Rara LIDA yang sudah direnovasi. Jadi penasaran.
2. Meli LIDA
Melansir matamata.com - jaringan Suara.com, Sebelum hijrah ke Jakarta, Meli LIDA diketahui tinggal di rumah sederhana di Cianjur, Jawa Barat. Dinding rumah Meli terbuat dari anyaman bambu. Meski sangat sederhana, rumah tersebut memiliki halaman luas, khas rumah-rumah di pedesaan. Sekitaran rumah Meli masih sangat asri.
3. Nia LIDA
Baca Juga: 1.200 Anak Sumsel Korban Pandemi COVID-19, Terbanyak di Palembang
Sama seperti Selfi, Nia LIDA berasal dari Sulawesi Selatan, tepatnya di Sidrap. Rumah Nia LIDA di kampung halaman terlihat juga berasal dari dinding kayu serta tampak sederhana.
Kamar-kamar di dalam rumah Nia dipisahkan oleh sekat kayu yang meski demikian teras rumah Nia cukup luas.
4. Hari LIDA
Rumah Hari LIDA tidak berdinding kayu, namun tidak begitu luas. Hari diketahui lahir dan besar di Jambi, sebelum ke Jakarta. Bagian depan rumah Hari, telah warna abu-abu. Rumah Hari tidak memiliki banyak perabot sehingga terlihat begitu luas.
5. Puput LIDA
Puput merupakan satu dari beberapa jebolan LIDA yang berasal dari Sulawesi Selatan, daerah Bulukumba. Rumah Puput juga terbuat dari kayu dengan dominasi warna hijau dan merah. Teras rumah tampak luas sehingga nyaman dibuat istirahat atau menyambut tamu.
Berita Terkait
-
Rumah 9 Jebolan LIDA di Kampung Halaman, Sederhana dan Masuk Gang Sempit
-
Takut Motor Ditarik "Leasing", Ibu Muda di Prabumulih Nekat Bikin Laporan Palsu
-
Sungai Kelakar Meluap, 12 Kelurahan di Prabumulih Terendam Banjir
-
Prabumulih Dikepung Banjir, Warganet: Pak Ridho, Tolong Kami!
-
8 Potret Rumah Iqhbal LIDA di Kampung Halaman, Sederhana Penuh Piala
Terpopuler
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?
-
Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?
-
Hari Tani 2026, KPA Sumsel: Bisakah UU Reforma Agraria Menjawab Konflik di Daerah?
-
Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?
-
Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?