SuaraSumsel.id - Presiden Joko Widodo tengah mengikuti rangkaian Pertemuan Tingkat Tinggi (KTT) G20. Beberapa momen pertemuan tersebut dibagikan Joko Widodo dalam media sosial.
Sejak awal Presiden Joko Widodo memperlihatkan masih menerapkan protokol atau prokes dengan tetap menggunakan masker. Situasi ini sedikit mencolok dibandingkan peserta lainnya yang hadir namun sudah tidak menggunakan masker. Hal ini pula mengakibat Jokowi ramai dipuji warganet di media sosialnya.
Berikut beberapa narasi dibagikan Jokowi saat menghadiri pertemuan internasional tersebut.
"Sesi pertama KTT G20 di La Nuvola, Roma, membahas soal ekonomi dan kesehatan global. Pada sesi ini, saya menyampaikan pidato, mengajak semua negara untuk memperkuat arsitektur kesehatan global demi membangun dunia yang lebih tahan terhadap pandemi dan berbagai guncangan di masa depan,"
"Untuk mewujudkan hal tersebut, pertama, mekanisme penggalangan sumber daya kesehatan global harus disusun. Hal tersebut mencakup dana, vaksin, obat, alat kesehatan, hingga tenaga kesehatan yang siap diterjunkan setiap saat untuk membantu negara yang mengalami krisis kesehatan,"
"Kedua, semua pemimpin negara menyusun standar protokol kesehatan global terkait dengan aktivitas lintas negara, termasuk di antaranya protokol kesehatan perjalanan antarnegara,"
"Ketiga, G20 harus menjadi bagian penting dari solusi untuk mengatasi kelangkaan dan kesenjangan vaksin, obat-obatan, dan alat-alat kesehatan esensial,"
"Selain itu, saya juga mendorong para pemimpin G20 untuk mempercepat pemulihan ekonomi global yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. G20 perlu menjadi katalis bagi koordinasi menuju normalisasi kebijakan ekonomi, setelah dalam dua tahun ini dunia menjalankan kebijakan extra-ordinary di bidang fiskal, moneter, dan sektor keuangan,"
Selain itu, Presiden Jokowi mengabarkan jika Presiden Turki Erdogan akan ke Indonesia pada tahun depan.
Baca Juga: Ahli Mikrobiologi: Sumsel Bebas COVID-19 Awal 2022, Ini Syaratnya
"Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan berkunjung ke Indonesia, tahun depan. Rencana itu sempat kami bahas dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Erdogan di sela-sela rangkaian acara KTT G20 di La Nuvola, Roma, kemarin,"
"Kunjungan Yang Mulia Presiden Erdogan tentu akan makin mempererat hubungan Indonesia-Turki. Kita tunggu,"
Lalu ia pun mengabarkan tengah berada di Terme di Diocleziano, Roma, gedung kuno yang dibangun di abad ketiga Masehi.
"Di sinilah pertunjukan kebudayaan digelar sebagai rangkaian dari KTT G20,"
"Ada pertunjukan karya seni, musik, hingga tari-tarian. Saya bersama PM Inggris Boris Johnson, PM Australia Scott Morrison, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, sampai tuan rumah PM Italia, Mario Draghi, dan para pemimpin negara lain sungguh menikmati acara ini,"
"Seusai pertunjukan budaya, kami menuju Istana Kepresidenen Palazzo del Quirinale untuk menghadiri jamuan santap malam oleh Presiden Italia Sergio Mattarella,"
Berita Terkait
-
Indonesia Dapat Dukungan Gelar Presidensi G20 2022
-
Muncul Video Jokowi Disambut Standing Applause Diduga di KTT G20 Roma, Ini Faktanya
-
Di KTT G20 Italia, Jokowi Saksikan Pertunjukan Budaya Bersama Sejumlah Petinggi
-
Sukmawati Pindah Agama jadi Hindu Hebohkan Publik, Rocky Gerung: Artinya Jokowi Gagal
-
Budaya Data dan Literasi Peta di Tengah Pandemi COVID-19
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin
-
BPS: Pengangguran Sumsel Naik Jadi 3,60 Persen, Pertanian Tetap Serap Terbanyak
-
Shandy Hermanto, Kades yang Bangun Kantor Desa Megah Kini Jadi Tersangka Bus ALS
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar