Dalam hal ini capaian vaksinasi beberapa daerah di Sumatera Selatan masih jauh di bawah indikator tersebut, sehingga mengalami peningkatan level PPKM meskipun situasi penyebaran COVID-19 sudah lebih kondusif dari sebelumnya.
“Vaksinasi ini lah yang harus dikejar, masalahnya ketersedian vaksin memang kurang untuk mencukupi semua target sasaran sebanyak 6,3 juta penduduk,” kata dia.
Berdasarkan data capaian vaksinasi untuk tenaga kesehatan, pelayan publik, lansia, masyarakat rentan dan umum, remaja yang dihimpun Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan tercatat per 18 Oktober 2021 Kabupaten Ogan Komering Ulu cakupan vaksinasi dosis pertama baru 39,49 persen dan 28,15 persen dosis kedua.
Ogan Komering Ilir vaksinasi dosis pertama baru 24,32 persen dan 12,92 persen dosis kedua, Muara Enim vaksinasi dosis pertama 30,80 persen dan 19,62 persen untuk dosis kedua, Lahat dosis pertama baru 27,91 persen dan 16,91 persen dosis kedua, Musi Rawas dosis pertama baru 29,79 persen dan 15,13 persen dosis kedua.
Musi Banyuasin vaksinasi dosis pertama baru mencapai 39,44 persen dan 19,98 persen dosis kedua, Banyuasin dosis pertama baru 22,18 persen dan 12,23 persen dosis kedua, Ogan Komering Ulu Selatan dosis pertama 16,47 persen dan 10,10 persen dosis kedua, Ogan Komering Ulu Timur dosis pertama baru 19,93 persen dan 11,83 persen dosis kedua.
Ogan Ilir vaksinasi dosis pertama baru 24,53 persen dan 14,07 persen dosis kedua, Empat Lawang dosis pertama baru 15,30 persen dan 7,27 persen dosis kedua, Penukal Abab Lematang Ilir dosis pertama baru 30,95 persen dan 19,25 persen dosis kedua, Musi Rawas Utara dosis pertama 23,11 persen dan 11,53 persen dosis kedua.
Kota Palembang dosis pertama baru 57,26 persen dan 37,65 persen dosis kedua, Prabumulih dosis pertama baru 45,03 persen dan 28,78 persen dosis kedua, Pagaralam dosis pertama 45,03 persen dan 24,38 persen dosis kedua dan Lubuk Linggau dosis pertama baru 44,45 persen dan 26,72 persen dosis kedua, demikian Ferry Anwar.
Berita Terkait
-
Ratusan Sak Pupuk Abal-abal asal Sumbar Gagal Beredar di Sumsel
-
Kisah Anak di Sumsel Bernama Unik ABCDEF GHIJKL Zuzu, Ayah Ingin Jadi Penulis
-
Waspada Sumsel Dilanda Hujan Lebat Hari Ini, Berikut Prakiraan Cuacanya
-
FPK 2021: Menggali Pengetahuan Melalui Karya Seni
-
Unik! Nama Anak di Sumsel Ini, ABCDEF GHIJKL Zuzu
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi
-
Pemprov Sumsel Janji Pulihkan Lahan Bekas Karhutla dengan Bibit, Bagaimana Mekanismenya?
-
Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter, Kabut Asap Picu Kecelakaan Beruntun di Lampung
-
12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Apa Sanksi Berikutnya?
-
18 Konsesi Perusahaan Terdeteksi 10.411 Hotspot, Sejauh Mana Tindakan Pemerintah?