SuaraSumsel.id - Putri Nia Daniaty, Olivia Nathania menjalani pemeriksaan atas laporan ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.
Kuasa hukum Olivia Nathania alias Oi, Susanti Agustina berharap kasus penipuan dengan modus rekruitmen CPNS dapat berakhir damai.
"InsyaAllah nanti kita lihat ya, mudah mudahan ada ke sana lah," kata Susanti saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (8/10/2021).
Melansir Suara.com, belum ada tawaran mediasi dari para korban. Susanti pun berharap polisi memberikan ruang mediasi kepada mereka.
"InsyaAllah seperti itu," ujar Susanti.
Olivia Nathania yang merupakan putri Nia Daniaty kembali jalani pemeriksaan sebagai terlapor kasus dari ratusan CASN.
Menurut Susanti pertanyaan seputar laporan dari Agustin dan Karnu yang mengaku sebagai korban.
"Pertanyaannya juga seputar laporan daripada ibu Agustin dan pak Karnu, kita bantah," ujarnya.
Olivia Nathania bersama suaminya Rafly N Tilaar, dilaporkan oleh Agustin dan Karnu terkait kasus penipuan dengan modus rekruitmen CPNS tahun lalu.
Baca Juga: Politisi Golkar Sumsel Yansuri, Diperiksa Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya
Baik Olivia dan suami, dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau 263 KHUP tentang penipuan, penggelapan sekaligus pemalsuan surat-surat.
Pelapor juga menyebut korban tindak penipuan itu sebanyak 225 orang. Dari para korban, Oi disebut berhasil mengumpulkan Rp9,7 miliar.
Olivia sendiri sudah memberikan klarifikasi dan menyebut bahwa ia hanya menyediakan les untuk mengikuti tes CPNS.
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
-
Disinggung soal Bantuan Duit dari Farhat Abbas, Putri Nia Daniaty Tertawa
-
Pemeriksaan Tambahan, Putri Nia Daniaty Dicecar 42 Pertanyaan
-
Putri Nia Daniaty Berharap Kasus Penipuan CPNS Berakhir Damai
-
8 Jam Diperiksa Kasus Penipuan CPNS, Putri Nia Daniaty Tampak Kelelahan
-
Olivia Nathania Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Penipuan CPNS
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
AJI Palembang Desak Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Polda Sumsel Ditangkap
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video