SuaraSumsel.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan.
Gerakan Indonesia ASRI merupakan inisiatif strategis yang dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perbaikan lingkungan serta penguatan partisipasi sosial. Gerakan ini dilandasi kesadaran bahwa pembangunan nasional tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kondisi lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sebagai ruang hidup masyarakat.
Sebagai bentuk nyata dukungan tersebut, BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli, melaksanakan aksi “Bersih-bersih Pantai untuk Lingkungan Berkelanjutan” yang berlangsung di Pantai Kedonganan, Desa Kedonganan, Kec. Kuta, Kab. Badung, Prov. Bali pada Jumat (06/01).
Dalam aksi tersebut, ratusan relawan yang terdiri dari pekerja BRI dan masyarakat terjun langsung melakukan aksi pemungutan sampah di sekitar Pantai Kedongan dengan luas area yang dibersihkan sebesar 8.250 m².
Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan bahwa BRI secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif untuk membantu mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini juga merupakan kesiapan BRI untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan “korve” atau kerja bakti, termasuk Aksi Bersih Sampah Laut, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam membantu mengatasi persoalan sampah di sekitar pantai, agar tidak mencemari laut dan ekosistem pesisir dapat tetap terjaga. Ini merupakan bentuk komitmen nyata BRI dalam mendukung upaya penanganan persoalan sampah, khususnya di wilayah Bali, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sekitar” ujar Dhanny.
Hasilnya, kegiatan “Bersih-bersih Pantai untuk Lingkungan Berkelanjutan” dari BRI Peduli berhasil mengumpulkan 931,16 kg sampah anorganik dengan potensi reduksi emisi CO2 sebesar 2,19 Ton.
Dhanny menambahkan, sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan tersebut, sebelumnya BRI Peduli telah melakukan intervensi lingkungan yang intensif dan terintegrasi di wilayah Bali. Berbagai inisiatif dijalankan, antara lain pemasangan penghalang sampah (trash barrier) di sungai-sungai (Tukad) di sekitar kawasan, patroli harian untuk pembersihan dan pemilahan sampah, serta kegiatan pembersihan menyeluruh yang dilakukan secara rutin setiap minggu.
“Kegiatan ini turut dilengkapi dengan sosialisasi dan edukasi kepada komunitas lokal untuk mendorong perubahan perilaku yang berkelanjutan” imbuhnya.
Baca Juga: BRI Dinilai Berperan Besar Sukseskan Program Perumahan Rakyat Pemerintah
Selain itu, upaya menjaga ekosistem lingkungan juga dilaksanakan oleh BRI Peduli dengan mengelola satu wilayah kerja secara menyeluruh, mulai dari pemasangan jaring sampah, patroli terjadwal, audit sampah, edukasi, hingga pengolahan material yang berhasil dikumpulkan. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilakukan dalam satu ekosistem lokal guna memastikan dampak program yang lebih mendalam, terukur, dan transparan.
Dhanny menegaskan, melalui program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan, BRI terus melakukan berbagai inisiatif dalam mengatasi persoalan sampah melalui program-program yang secara nyata dapat membantu mengatasi masalah sampah di berbagai wilayah di Indonesia yaitu dalam program BRI Peduli “Yok Kita Gas”.
Sejak digulirkan pada 2021, program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ telah dilaksanakan di 41 (empat puluh satu) lokasi di Indonesia yang terdiri dari 5 (lima) lokasi di Pasar Tradisional dan 36 (tiga puluh enam) lokasi di lingkungan masyarakat.
“Program ini secara nyata telah memberikan dampak bagi masyarakat di berbagai wilayah baik dari sisi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen BRI mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang tersirat pada Pilar Pembangunan Sosial, Pilar Pembangunan Ekonomi dan Pilar Pembangunan Lingkungan” tegas Dhanny. ***
Berita Terkait
-
BRI Dinilai Berperan Besar Sukseskan Program Perumahan Rakyat Pemerintah
-
Program BRIVolution Reignite Dorong Kinerja BRImo, Transformasi Digital BRI Makin Kuat
-
Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
-
BRI Gandeng BP Batam & Kemenkop: Akses Pembiayaan UMKM di Zona Perdagangan Bebas Makin Mudah
-
Program Klasterku Hidupku BRI Dorong Petani Buah Naga Banyuwangi Naik Kelas
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?
-
Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL
-
BRI Private Perkuat Layanan Eksklusif Lewat Premium Medical Check Up
-
BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan
-
Anton Dimakamkan Kedinasan, Keluarga Ungkap Masalah Rumah Tangga Sebelum Tewas Ditikam Istri