SuaraSumsel.id - Revitalisasi Pasar Sekanak Palembang ditarget akan berlangsung tahun depan, 2022. Pemerintah kota Palembang menargetkannya menjadi lokasi wisata dan objek kuliner seiring dengan dilaksanakannya restorasi sungai Sekanak Palembang.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Raimon Lauri mengatakan,pasar sekanak diharapkan menjadi target wisatawan asing nantinya. Dengan geliat perdagangan tradisional dan adanya pasar terapung akan menjadi khas kota Palembang.
“Di pasar kuliner dan wisata ini, nantinya sesuai dengan khas Palembang, ada aksesoris tidak hanya makanan kuliner saja,” katanya.
“Jumlah penjual di pasar ini sudah jauh menurun, karena pembeli yang banyak beralih ke Pasar 26, Soak Bato ataupun Pasar Bukit Kecil. Pasar ini juga aset milik daerah yang diserahterimakan," sambungnya.
Ia mengatakan, pihaknya membuat desain yang sangat menarik dan disampaikan kepada Kementerian Perdagangan.
“Hampir rampung setidaknya tahun depan mulai fisik,” katanya.
Revitalisasi pasar ini pun dilakukan menjadi bagian mendukung restorasi Sungai Sekanak-Lambidaro. “Ini diharapkan dapat menjadi pusat wisata baru dari bagian restorasi Sekanak-Lambidaro,” katanya.
Melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, sumber pendanaan, revitalisasi pasar ini akan diajukan ke pusat, sehingga dapat dibiayai dari APBN dan bisa dilaksankan pihak ketiga.
“Kita konsep atau design dulu, setelah itu ajukan pendanaan ke pusat, dan juga kita tawarkan ke pihak ketiga (swasta),” katanya.
Baca Juga: Medali Emas Sumsel di PON XX Papua Bertambah, Kalahkan Sumbar dan Jambi
Direktur Perumda Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal mengatakan konsep pendanaan bisa berasal APBN.
“Fisik sudah bisa jalan di 2022, walau untuk mendukung restorasi Sekanak – Lambidaro, tapi pengerjaan fisik dari revitalisasi dan restorasi dijalankan terpisah,” katanya.
Berita Terkait
-
Jadwal SIM Keliling Kota Palembang, 13 Oktober 2021
-
BPN Palembang: Lahan Masjid Sriwijaya Palembang, Lahan Sengketa
-
Suhu di Palembang Capai 34 Derajat, Ini Penjelasan BMKG
-
Kasus Mantan Kepsek SMA 13 Palembang, Uang BOS Dipakai Keperluan Pribadi
-
Bersiap Wong Palembang, Distribusi PDAM Tirta Musi Bakal Dimatikan di Wilayah Ini
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan
-
Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel
-
Laba Rp31,2 Triliun, BRI Pertegas Kiprah sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
-
Kilang Plaju dan Polda Sumsel Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
-
Tekan Risiko Kebakaran Lahan di Puncak Kemarau, Kilang Plaju Gandeng BPBD Gelar Pelatihan Pemadaman