SuaraSumsel.id - Kecelakaan laut kembali terjadi Selat Bangka, akhir pekan lalu. Kapal nelayan bertabrak dengan kapal tunda TB Lintas Gemilang 2003 mengakibatkan seorang nelayan hilang.
Beruntungnya, tim gabungan Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berhasil menemukan nelayan tersebut, Senin (4/10/2021).
"Jenazah korban kecelakaan atas nama Ronald (18) nelayan asal Sungsang, Sumatera Selatan sudah ditemukan tadi dan sudah dilakukan evakuasi oleh tim gabungan, selanjutnya jenazah tersebut dibawa ke RSUD Sejiran Setason Bangka Barat untuk dilakukan pemeriksaan visum dan pemulasaraan," kata Kepala Satuan Polisi Perairan Polres Bangka Barat AKP Candra Wijaya di Mentok, Senin.
Candra menjelaskan, pada Senin (4/10) sekitar pukul 09.15 WIB personel Satpolair Polres Bangka Barat menerima informasi jika jenazah sudah ditemukan.
Jenazah ditemukan oleh kakak kandung korban.
"Hari ini kakak kandung korban yang juga berprofesi sebagai nelayan mencari ikan sambil mencari korban di sekitar lokasi kejadian dan menemukan jenazah Ronald dalam keadaan mengapung di lokasi yang berjarak sekitar dua mil dari lokasi kejadian," katanya.
Mendapatkan informasi tersebut, tim gabungan langsung menuju lokasi penemuan dan melakukan evakuasi terhadap jenazah tersebut.
Ronald merupakan satu-satunya korban akibat kecelakaan laut yang terjadi di Selat Bangka pada Jumat (1/10) antar-kapal nelayan yang ditumpanginya dengan kapal tunda TB Lintas Gemilang 2003.
Pada saat kejadian, kapal nelayan Camar Laut bertabrakan dengan TB Lintas Gemilang sehingga mengakibatkan kapal nelayan tersebut tenggelam.
Baca Juga: Fajar Abdurrahman Sumbang Emas Pertama Sumsel PON XX Papua
Kapal nelayan Camar Laut membawa tiga orang nelayan, masing-masing Ronald (18), Adi (40) dan Damsik (30). Ketiganya ialah nelayan Sungsang, Banyuasin.
"Pada kejadian itu Adi dan Damsik berhasil diselamatkan nelayan yang sedang berada di sekitar lokasi, sedangkan Ronald tenggelam dan jenazahnya baru ditemukan hari ini," katanya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Perahu Pompong Nelayan Ditabrak Kapal Kargo, Dua Kakak Beradik Hilang
-
3 Korban Kapal Nelayan Terbalik di Kepulauan Seribu Belum Ditemukan, 1 Meninggal
-
Viral Detik-Detik Penyelamatan Penumpang Kapal Terbalik di Kepulauan Seribu
-
Kapal Nelayan Tenggelam di Teluk Jakarta, Empat Penumpang Hilang
-
Lima Nelayan KM Hentri yang Selamat Dievakuasi ke Tual, Petugas Lanjut Pencarian
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar