Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Senin, 04 Oktober 2021 | 06:45 WIB
Ilustrasi salib Kristen. [Shutterstock]

Khalif Majid Hassan adalah seorang mantan petinggi Perserikatan Islam Inggris, 1974. Ia pun membaca Alquran dan buku-buku Islam.

Namun keyakinannya berkurang saat membandingkan isi buku yang tidak sepenuhnya sama seperti yang diajarkan Nabi. Akibatnya, pada tahun 1985, Khalif membahas soal agama Islam di keluarga yang taat pada ajaran Kristen.

Pihak keluarga enggan meneruskan perdebatan sehingga menyatakan, suatu saat Khalif berpindah ke agama yang sama.

Pada 1986, ia mengubah keyakinannya dan menjadi pemimpin gereja paling berpengaruh di Inggris.

Baca Juga: Polisi di Sumsel Jadi Korban Perampokan, Uang Rp100 Juta Raib Dibawa Kabur

Load More