SuaraSumsel.id - Ustaz pemimpin pondok pesantren membuat heboh publik. Dia menjalankan perintah sang guru dengan bertelanjang dada saat melaksanakan salat.
Diketahui nama ustaz ini Encep Jaenal Mutaqim yang lebih dikenal dengan ustaz Encep. Selain itu, ia pun bikin heboh dengan mengaku sebagai wali Allaholeh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul.
Melansir Suarakalbar.id- jaringan Suara.com, alasan ustaz Encep tidak mengenakan baju pun beralasan. Ia mengaku diperintah sang guru yang juga memimpin pondok pesantren di Malang, Jawa Timur.
“Kamu jangan pake baju dulu. Sampe kapan? jangan tanya sampe kapan. Saya nurut saja,” kata Encep menirukan perintah gurunya dalam wawancara bersama Apa Kabar Indonesia.
“Guru saya asalnya dari Malang nama aslinya Kiai Haji Muhammad Dahlan, dia juga sama seorang pendiri dan pemimpin pondok pesantren. Latar belakang beliau, seorang pengajar, seorang guru ngaji, beliau keturun kiai, pengajar di pondok pesantren,” bebernya.
Adapun filosofi seorang ustaz Encep tidak menggunakan baju saat salat ialah ingin memaknai hidup yang sebenarnya.
“Ya katanya, alasannya, biar kamu tahu tentang artinya hidup, ada pahit, ada manis, ada ejekan, sampai di mana kamu kuat melawan hal itu. Ternyata pas saya coba, banyak yang ngoceh-ngoceh itu, tapi saya tidak merasa terganggu,” ujarnya.
Meski demikian, Ustaz Encep menegaskan agar para santrinya agar tidak mengikuti gaya hidupnya tersebut.
Baca Juga: Polisi di Sumsel Jadi Korban Perampokan, Uang Rp100 Juta Raib Dibawa Kabur
Berita Terkait
-
Kejam! Guru Ponpes Cabuli Belasan Santri dengan Ancaman Kurungan
-
Kasus Sodomi Santri, Pimpinan Ponpes M Natsir Solok Diperiksa Polisi
-
Pimpinan Al-Zaytun Panji Gumilang Dipolisikan dengan Tuduhan Pencabulan
-
Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Indramayu Diduga Cabuli Pegawainya Sendiri
-
Pimpinan Ponpes Sabil Urrosyad yang Cabuli Santri Ditangkap
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang