"Tahun 2020 dia baru bekerja di ponpes ini dan selama ini mengurusi perkebunan di Ponpes, Juli 2021 ini baru bekerja sebagai pengawas asrama dan pengajar. Sedangkan JN bekerja dari 2019 sebagai pengawas asrama," ujar Pimpinan Ponpes AT , saat dihubungi suara.com, Jumat (1/10/2021).
" Kami saat ini sedang bersih - bersih SDM. Karena kejadian ini kami melakukan paikotes terhadap seluruh SDM yang ada di Ponpes ini. Misal masih ada pelaku silahkan tangkap dan tindak,.kami serahkan semuanya ke pihak berwajib," tutur AE.
Pihak Ponpes mengakui jika ada santri yang keluar dari Ponpes atas kejadian ini.
" Karena kejadian ini pula Ponpes mulai ketat dalam penerimaan SDM baru. Sedangkan untuk santri ya g menajdi korban kami kumpulkan dan di recovery terhadap santri dan orangtuanya. Meski ada beberapa anak yang harus keluar dari Ponpes AT karema kejadian ini. Ada yang tetap bertahan mengelesaikan studinya,” jelasnya.
Sementara itu, Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefuddin mengatakan apa yang terjadi di Ponoes AT itu adalah oknum.
" Ponoes tidak salah namun yang salah adalah oknum. Saat ini pihak berkoordinasi dengan Kemenag OI untuk mengentahui kondisi Ponoes itu terkait kejadian ini," ungkap ia.
" Jadi saya minta kepada pimpinan Ponpes jangan takut karena itu oknum. Makanya perlu oemdekatan secara humanis terhadap calon anak didik. Selain itu, jangan menstigma pesantren itu buruk karena ada kejadian ini," ujarnya.
Kontributor: Welly Jasrial Tanjung
Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan, Berikut Daerah di Sumsel Diprakirakan Hujan Hari Ini
Tag
Berita Terkait
-
Milad Ponpes Ora Aji Sleman, Gus Miftah Dapat Ucapan dari Anies Baswedan Sampai Atta-Aurel
-
Bejat! 2 Ustadz Pengasuh Ponpes Cabuli 30 Santri, Semua Korban Laki-laki
-
Paksa Oral Seks dan Sodomi Santri, 2 Oknum Guru Ponpes Ditangkap
-
Kasus Pedofil di Ponpes Ogan Ilir, Pelaku Jadi Dua Orang dengan 30 Korban Santri
-
Kasus Pedofilia di Ponpes, Oknum Guru Pesantren Cabuli 13 Santri
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Lahir di Tengah Cuaca Panas Ekstrem, Bayi Gajah Sumatera di Padang Sugihan Dapat Perawatan
-
Bupati PALI Asgianto Diperiksa KPK, Terungkap Daerahnya Gagal Raih WTP Selama 13 Tahun
-
Pulang Tengah Malam, Adinda Ditemukan Tewas di Jalan Gelap Kertapati, Motornya Hilang
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi