SuaraSumsel.id - Viral di media sosial (medsos) dua orang pria yang sedang cek cok mulut dan nyaris baku hantam di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
Di dalam video berdurasi 59 detik tersebut, terlihat seorang pria berkacamata menantang pria berkemeja merah muda sembari mengeluarkan kata-kata kasar.
Pria berkacamata itu juga beberapa kali mendorong pria berkemeja merah muda tersebut ke dinding lalu mengajaknya berkelahi.
Kejadian ini terekam kamera dan tersebar luas di berbagai akun sosial media khususnya warga Kota Palembang di sejumlah akun instagram @palembang_bedesau.id, palembangkaget, lokerpalembang_terbaru.
Ternyata keributan tersebut berujung dengan laporan kepada pihak kepolisian.
Joko (34) pria berkemeja merah muda dalam rekaman itu melaporkan pria berkacamata yang diketahui berinisial CN ke Polrestabes Palembang, Kamis (23/9/2021).
Joko merasa perbuatan CN sudah sangat mengancam keselamatan dirinya.
"Saya tidak tahu permasalahannya apa. Tiba-tiba dia datang dari Betung menemui saya dan menantang berduel dengan syarat tanda tangan diatas materai," kata Joko ketika dikonfirmasi, Jumat (24/9/2021).
Peristiwa itu terjadi di salah satu Ruko di Jalan Lebak Sebatok, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan IT II Palembang Kamis (16/9/2021) lalu.
Baca Juga: Viral Guru Mengajar Terlalu Lama, Murid Kelaparan Hingga Nyaris Pingsan Dalam Kelas
Dikatakan Joko, dirinya semula enggan menanggapi perbuatan CN yang menantang dirinya. Namun, terlapor CN justru mendorong dan mencekik dia sebagaimana yang terekam kamera.
"Saya tidak mau pak, tetapi dia terus memaksa pak. Dia mendorong sampai mencekik saya. Saya tidak terima dan merasa terancam,” tuturnya.
Joko berharap laporan kepolisian yang dia buat bisa terus diproses agar dirinya tidak lagi merasa terancam.
"Makanya memilih melapor polisi, agar laporan saya diproses," ujarnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Palembang Kompol Abu Dani mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari korban dengan registrasi nomor STTLP/1774/IX/2021/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumsel.
"Ya laporannya sudah kita terima. Saat ini masih dalam proses penyelidikan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Car Free Day di Ampera Resmi Dimulai, Mampukah Bertahan atau Sekadar Seremonial?
-
Begal Bersenjata Kembali Hantui Palembang, Perempuan Pulang Kerja Jadi Korban, Motor Raib
-
Setelah Jakarta, Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' Bakal Digelar di Palembang Senin Besok
-
Ternyata Budaya Kopi Palembang Dipengaruhi Arab, India, Persia dan Tiongkok
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA