Tasmalinda
Pria di Empat Liwang menikahi dua gadis [Sumseuldate]

SuaraSumsel.id - Pernikahan dengan dua pengantin perempuan sekaligus kembali menghebohkan masyarakat Sumatera Selatan. Kali ini, pernikahan tersebut dilangsungkan oleh Pria di Empat Lawang, Jek (24).
 
Penuturan Jek, ia mengungkapkan jodoh seorang anak manusia memang tidak ada yang mengetahuinya.  Pernikahan dengan dua gadis sekaligus tersebut juga tidak diniatkan atau disengaja sejak awal.
 
Jek yang sudah pindah ke Jakarta Barat ini menceritakan jika ia pulang kampung karena kondisi pandemi COVID-19. Saat diliburkan dari perusahaan, ia pilih pulang kampung menemui sang nenek dan kakek di Empat Lawang.
 
“Saat pulang kampung ini, nenek dan kakek mengenalkan keluarga Linda (20). Keluarga Linda kemudian menyetujui dan meniatkan taaruf (pengenalan) dengan Jek,” cerita Jek saat dihubungi Suara.com, Jumat (10/9/2021).

Pernikahan dua pengantin perempuan [Sumselupdate]


 
Kkeluarga nenek dan kakek menerima permintaan taaruf tersebut. Dengan niat sebagai cucu yang baik, Jek pun berniat membahagiakan keluarga dengan menikah pada gadis pilihan.
 
“Linda berada di Bengkulu, dan akhirnya kami menerima dan menikah pada akhir Agustus lalu,” ujar Jek.
 
Pernikahan ini, diakui Jek ialah hasil komunikasi antar keluarga. Meski diakui Jek, ia pun mencintai Linda layaknya mencintai keluargannya.
 
Namun ada cerita hidup lainnya, Jek mengaku juga jatuh cinta pada seorang gadis Vivin, 19. Vivin yang diungkapkan Jek, kenal sejak dua bulan lalu tepat saat awal dia berada di kampung nenek dan kakeknya tersebut.

Ilustrasi menikah atau pernikahan syari [shutterstock]

Vivin diketahui warga Muara Saling, Empat Lawang. Jek yang sudah merantau dan menetap di Tanggerang ini jujur menceritakan pada istri pertama, Linda.
 
Ia menceritakan jika mencintai Vivin, jauh lebih cepat ketimbang pernikahannya dengan Linda. Jek mengungkapkan berkeinginan menikahi Vivin karena rasa cinta yang sudah tumbuh lebih dahulu.
 
“Saya cerita, jujur dan saya ceritakan semuanya pada Linda. Saya tidak ingin ada yang ditutupi. Saya ceritakan niat menikah sama Vivin,” ujar Jek.
 
Jek juga sempat mengutarakan akan tetap menikahi Vivin meski harus menceraikan Linda, yang baru dinikahinya sepekan. Mengetahui hal ini, Linda pun diakui Jek mengikhlaskan dan memberi restu.

“Pernikahan selang enam hari saja. Setelah menikah pertama, minggu depannya saya menikah yang kedua, sama Vivin, dari kampung yang sama,” terang ia.
 
Saat pernikahan dengan Vivin, pihak keluarga pun meminta Linda kembali menggunakan pakaian pengantin. Karena itu, foto pernikahan yang viral itu banyak diperkirakan masyarakat dilakukan pada dua perempuan sekaligus.

Baca Juga: Dua Tersangka Korupsi BUMD PDPDE Sumsel Ditahan di Rutan Salemba

Padahal, pernikahannya berbeda waktu. “Itu kenapa Linda pakai pakaian pengantin lagi, agar ada keadilan. Jadi ia juga harus bahagia, saya menikahi Vivin,” aku Jek.

Ilustrasi menikah (unsplash.com/Jeremy Wong Weddings)

Sebagai suami Jek mengungkapkan akan memberikan rasa adil kepada kedua istrinya. Sehingga, Jek kembali menegaskan jika pernikahan dua perempuan itu bukan lah hal yang diniatkan sejak awal.
 
“Saya mencintai keduanya, dan berharap bisa adil. Jika pun sekarang viral, juga tidak masalah. Karena memang, banyak masyarakat yang tidak mengetahui ceritanya,” aku Jek.
 
Melasir Sumselupdate.com – jaringan Suara.com, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Saling,  Sakri mengungkapkan jika pernikahan di desa  itu tidak dilaporkan ke KUA.

“Kami sudah kroscek ke lapangan memang itu lokasinya di Muara Saling, namun pernikahan itu tidak tercatat dan tidak pernah membawa berkas ke KUA melainkan nikah melalui ketua adat di sana,” ungkapnya, Kamis (9/9/2021).

Pernikahan tersebut kerabat dan masyarakat serta kunjungan dari pihak KUA Saling.
 

Baca Juga: Kriminalitas Meningkat, Kapasitas Lapas di Sumsel Over 200 Persen

Komentar