SuaraSumsel.id - Aksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang melempar bingkisan kepada rakyatnya dikritik akademisi Cross Culture, Ali Syarief, Menurut ia, Jokowi telah menghina rakyatnya sendiri.
Ali Syarief lewat cuitannya di Twitter, Senin (6/9/2021), meminta kepada Jokowi agar tidak lagi melakukan aksi melempar bingkisan kepada masyarakat. Kelakuan itu menghina rakyatnya sendiri.
Melansir terkini.id- jaringan Suara.com, apalagi, kata Ali, peristiwa itu ditonton oleh warga asing di berbagai belahan dunia.
“Jangan maen lempar-lempar, itu dinilai sebagai menghinakan Rakyatmu sendiri. Apalagi ditonton oleh warga asing sedunia jokowi. Kami malu,” cuit Ali Syarief.
Ali Syarief juga membagikan link video YouTube terkait penilaiannya soal aksi Presiden Jokowi tersebut.
Pada video yang tayang di kanal YouTube pribadinya, tampak Ali Syarief awalnya membagikan cuplikan video yang memperlihatkan pengawal Jokowi melempar bingkisan pada warga dari dalam mobil.
“Kali ini saya akan berbagi, membicarakan persoalan kebiasaan Jokowi membagi-bagikan apa itu, saya gak ngerti apa hadiah, oleh-oleh, atau bantuan presiden kepada masyarakat di mana saja dia bertemu. Ada yang dilempar-lempar dari mobil,” ujar Ali Syarief.
Jokowi telah melakukan hal tersebut berulang kali serta menjadi sorotan media sehingga viral di media sosial.
Selain itu, kata Ali, peristiwa tersebut tak hanya dinikmati oleh orang Indonesia melainkan juga seluruh warga dunia.
Baca Juga: Sumsel Pastikan Stadion Bumi Sriwijaya Siap Pakai untuk Piala Dunia U-20 2023 Indonesia
“Beberapa kali peristiwa itu berulang-ulang dan menjadi sorotan media, menjadi viral. Peristiwa itu bukan hanya dinikmati orang Indonesia, tapi juga dunia menyaksikan,” ungkapnya.
“Kira-kira pendapat orang asing terhadap kelakuan presiden seperti itu bagaimana?,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Presiden Jokowi Tidak Menyangka Ada Covid-19 Varian Delta Hingga Varian Mu
-
Perwakilan NTB Keluhkan Keterhambatan Vaksin dari Jakarta, Jokowi: Nanti Saya Prioritaskan
-
Presiden Jokowi Ziarah ke Makam Bung Karno, Jalanan Disemprot Disinfektan
-
Penampakan Bendungan Paselloreng Wajo, Akan Diresmikan Presiden Jokowi
-
Tinjau Vaksinasi untuk Pelajar di Ponorogo, Presiden Jokowi Berharap Ini
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ternyata Budaya Kopi Palembang Dipengaruhi Arab, India, Persia dan Tiongkok
-
Jejak Karier Bambang Ismawan, Eks Kasum TNI yang Kini Pimpin PTBA
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?