Nanti pembahasan akan berlanjut pada pembuktian ilmiah atau tidak ilmiah. Sehingga dalam perdebatan itu, komika yang tergabung dalam Mejelis Lucu Indonesia (MLI), merasa perdebatan itu sendiri akan mengecilkan makna zat Tuhan tersebut.
"Mau percaya atau tidak percaya, tapi diskusi itu akan mengecilkan makna itu. Tapi jika tidak stop pembahasan keberadaan, namun lebih masuk ke ranah filosofi, dan terlihat pada tindakan maka Lu akan mendapatkan manfaat akan hal tersebut," sambung Coki.
Coki menjelaskan bagaimana harapan pada seorang agnotis bekerja.
“Kerena dari temen-temen itu (Agnotis) tidak mamasukkan faktor x, bagi sebagian orang menyebutnya God, maka dalam hidup mereka, dalam hal apapun telah melakukan kalkulasi dalam hidupnya," Imbuh Coki.
Orang agnotis punya mental untuk lebih bersiap memahami hidup.
"Jika pada sesuatu, sudah ada base skanerionya. Sudah ada materi prepare (persiapan). Karena sudah bersiap untuk itu (hidup), maka jika hidup tidak sesuai sesuai (harapan), agnotis merasa lebih bersiap," katanya.
Atas pemahaman itu, mereka yang agnotis memahami jika dengan cara begitu dunia ini bekerja. Dengan pemahaman tersebut, maka tidak ada pula yang bisa disalahkan.
"Aneh memang, tapi memang begitu kenyataannya. Mereka yang memiliki sistem kepercayaan dan memasukki tuhan sebagai faktor X, maka jika gagal maka mereka bisa langsung mengadu ke faktor x. Karena teman-teman (agnotis) tidak memasukkan faktor x, maka tidak terpikirkan hal tersebut," terang Coki.
Ia pun berpendapat pilihan tersebut sangat manusiawi.
"Masak ada si cok? jika kucing mati, tidak mungkin berteriak pada naga buat menyelematkannya. Jadi memang, tidak semua orang bisa memiliki jenis pemikiran seperti ini (agnotis) karena akan langsung dihajar memahami jika dunia ini keras," pungkas Coki.
Kini Coki menjalani rehabilitasi setelah polisi memutuskan dia sebagaii korban penyalahgunaan narkoba sejak ditangkap pada pekan lalu.
Baca Juga: Sumsel Pastikan Stadion Bumi Sriwijaya Siap Pakai untuk Piala Dunia U-20 2023 Indonesia
Tag
Berita Terkait
-
8 Pesona Firsabila Pacar Coki Pardede, Tetap Bertahan Dukung Kekasih
-
Coki Pardede Kena Kasus Narkoba, Tretan Muslim Contoh Sahabat yang Setia dan Profesional
-
Jonathan Frizzy Pindah Agama, Rezky Aditya Dituduh Telantarkan Anak
-
Ditetapkan Korban Narkoba, Coki Pardede Direhabilitasi
-
Coki Pardede Direhabilitasi, Proses Hukum Berhenti
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Modus Bisnis Ayam Untung Rp750 Ribu Sehari, IRT di Palembang Kehilangan Rp1 Miliar
-
Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan