SuaraSumsel.id - Ustadz Abdul Somad atau UAS akhirnya menjawab tudingan soal penistaan agama kepada dirinya. Namanya pun belakangan menjadi perbincangan publik yang dikaitkan dengan dugaan penistaan agama. Bahkan sejumlah pihak pun meminta agar UAS dijerat hukuman.
UAS pun akhirnya menjawab dugaan pelecehan dan penistaan agama tertuju kepadanya.
“Saya menjelaskan tentang akidah agama saya, di tengah komunitas umat Islam di dalam rumah ibadah agama saya,” kata UAS melansir Hops - jaringan Suara.com, Kamis (2/9/2021).
“Kalau ada yang tersinggung dengan penjelasan saya apakah saya harus meminta maaf,” lanjut UAS.
Ia pun mencontohkan ceramah yang dimaksud hanya ditujukan untuk umat Islam guna mempertajam akidah.
“Sesungguhnya kafirlah orang yang mengatakan Allah itu tiga dalam satu, satu dalam tiga,” kata UAS.
“Saya jelaskan itu di tengah umat Islam,” imbuh pria 44 tahun itu.
UAS kemudian mempertanyakan apakah yang memberikan ceramah ke kalangan umat Islam mesti mengucapkan maaf.
“Otomatis orang yang mendengarkan itu tersinggung apa tidak? Apakah saya harus minta maaf? Terjawab sudah, karena itu ajaran saya,” ujar UAS.
Baca Juga: Tunjangan Guru Honor Telat Lagi, Ini Alasan Pemprov Sumsel
“Kalau saya minta maaf, ayat itu harus dibuang. Na’udzubillah,” tambah ia.
Pihaknya pun tak mungkin, jika mengendalikan sampai mana ceramah itu akan menyebar ke masyarakat.
Lagi pula, ia mengungkapkan jika dirinya pun tidak mungkin meminta para jemaah untuk mematikan ponsel dan melarang merekam isi ceramah aqidahnya.
Tag
Berita Terkait
-
CEK FAKTA Istana Serukan Tangkap Ustadz Somad, Benarkah?
-
Polisi Angkat Bicara Terkait Kabar Muhammad Kece Dianiaya di Sel Tahanan
-
TEGAS! Begini Komentar Ustaz Abdul Somad Soal Penistaan Agama dan Desakan Tangkap Dirinya
-
Tetiba Ustadz Abdul Somad Ditangkap Polisi, Begini Faktanya
-
CEK FAKTA: Benarkah Ustadz Abdul Somad Diperiksa Polisi?
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan
-
Hampir 4 Bulan Tak Hujan, Palembang Akhirnya Diguyur Hujan di Tengah Kepungan Asap Karhutla
-
Tegur Terduga Pencuri Motor di Palembang, Polisi Ditembak hingga Peluru Nyaris Kena Kepala