SuaraSumsel.id - Masih inget aksi pemalak terhadap sopir box di Jalan Yusuf Singadekane Keramasan Kecamatan, Kertapati Palembang tepatnya di kawasan Citraland? Videonya pun sempat viral beberapa bulan lalu.
Polisi akhirnya berhasil meringkus Kiki Hafis (25) alias Ngeheng, satu dari tiga pelaku pemalakan sopir dan penodongan yang beraksi di sejumlah wilayah Palembang.
Dengan luka tembak di kaki kanannya, pria bertato ini mengaku menyesali perbuatannya memalak sopir truk di tiga lokasi berbeda.
"Saya menyesal pak, saya minta maaf kepada para korban," ujarnya sambil menangis saat diintrogasi penyidik.
Tiga kasus penodongan yang viral dilakukannya yakni pemalakan sopir di depan perumah Citra Land, pemalakan di taman Skate Park Ampera dan di perumahan OPI Jakabaring Palembang serta kasus pencurian kendaraan bermotor.
"Saya tobat nian pak, tidak akan mengulangi lagi. Jika saya masih melakukan tindakan kejahatan, saya siap ditembak mati," jelas Ngeheng.
Kasubdit 3 Jatanras, Kompol CS Panjaitan mengatakan pelaku diamankan merupakan tersangka yang viral di Palembang, lantaran memalak sopir dengan mengancam bersenjata tajam. Ngeheng sendiri merupakan residivis dengan kasus yang sama.
"Pelaku ini sempat viral sekali, dia memalak sopir dengan melakukan pengancaman menggunakan sajam. Ia meminta uang Rp 150 ribu," kata Panjaitan.
Tersangka Ngeheng juga sering melakukan aksi curanmor di beberapa tempat.
Baca Juga: Pasien COVID 19 Sumsel Sembuh Meningkat, Keterisian RS Menurun
Saat ini, pelaku diamankan atas kasus pencurian kendaraan bermotor dengan pemberatan. Dalam kasus pencurian sepeda motor ia bertugas dalam menjual kendaraan. Atas ulahnya, pelaku Ngeheng dikenakan pasal 363 KUHPPidana.
"Saat ini yang kita proses kasus curanmornya. Untuk kasus viral yang dilakukannya juga tetap kita lakukan pemeriksaan juga," ujar dia.
Kontributor : Andika
Berita Terkait
-
Situasi Sulit karena Pandemi, Tunggakan Pajak Meningkat
-
Pelaporan Kasus Kekerasan Perempuan Naik, Tapi Penyikapan Masih Terbatas karena Pandemi
-
Arrasya Takut Lihat Keramaian Kota New York, Tasya Kamila: Dasar Anak Pandemi!
-
Tak Bakal Berani Protes, Buruh Perempuan Gampang Dipecat Perusahaan saat Pandemi
-
Penting Dibaca Muslim, Ini Doa Terhindar dari Wabah Pandemi Covid-19
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Jelang Hari Raya, 12.352 Pemudik Diberangkatkan BRI ke Kota-kota Tujuan
-
Bank Sumsel Babel Hadirkan 'Welcome to Palembang', Perahu Kajang Jadi Ikon Baru Bandara SMB II
-
Safari Ramadan PTBA Pererat Silaturahmi, Hadirkan Jembatan Kebaikan bagi Masyarakat
-
Pelari Pria Pakai Gandik di Palembang, Budayawan Kecam dan Ingatkan Soal Tradisi
-
Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Rp10 Miliar, Wajah Baru atau Sekadar Percantik Kota?