SuaraSumsel.id - Polisi tampaknya mulai menemukan titik terang penyelidikan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat. Pembunuhan ibu dan anak yang jasadnya ditemukan di bagasi mobil mewah alphard, polisi mengaku sudah mengantongi dua nama pelaku.
Melansir hop.id-jaringan Suara.com, polisi telah menggelar olah TKP dengan meminta keterangan 20 saksi, termasuk suami dan ayah korban. Polisi yakin, jika pelaku bukan hanya seorang namun bisa jadi dua orang.
“Dari jejak alas kaki di sana ada dua tapak kaki yang berbeda, diduga pelaku lebih dari satu orang,” ujar Kapolres Subang, AKBP Sumarni melalui keterangannya kepada media, Selasa (24/8/2021).
Sejauh ini, polisi secara tidak langsung memastikan telah mengantongi nama pelaku.
Meski demikian, mereka menyampaikan ciri-ciri pelaku tersebut, yakni pembunuh ialah orang terdekat dan mengenal korban. Bukan hanya itu, pembunuh disebut-sebut juga pernah mengunjungi rumah korban beberapa kali.
“Diketahui dari hasil olah TKP serta keterangan dari saksi-saksi diduga pelaku ini mengenal dengan korban dan sudah mengetahui situasi dari dalam rumah korban,” terang ia
Polisi juga memastikan, penemuan pelaku sudah mencapai kesimpulan sementara.“Sejauh ini, sudah ada titik terang,” tegasnya.
Kriminolog Thomas Sunaryo mengungkapkan hal yang sama, yakni pembunuh ialah orang dekat dengan jumlah bukan hanya satu orang.
“Kemungkinan pelaku masih ada hubungan keluarga, apakah ada hubungan juga dengan orang ketiga, mungkin kaitan juga dengan bisnis,” tutur Thomas, dikutip dari Poskota.
Baca Juga: Pasien COVID 19 Sumsel Sembuh Meningkat, Keterisian RS Menurun
Thomas menjelaskan, berdasarkan penelusuran polisi, tidak ada kerusakan atau barang yang hilang di tempat kejadian perkara.
Tag
Berita Terkait
-
8 Fakta Pembunuhan di Subang, Ibu dan Anak Tewas di Bagasi Alphard
-
Ibu dan Anak Tewas di Bagasi Mobil Alphard Diduga Bermotif Dendam
-
8 Fakta Terbaru Ibu dan Anak Tewas Mengenaskan di Bagasi Mobil Alphard
-
Ibu dan Anak Tewas Bersimbah Darah di Bagasi Mobil Alphard, Indentitas Pelaku Dikantongi
-
Geger! Ibu dan Anak Tewas Membusuk di Dalam Kamar
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?