SuaraSumsel.id - Peran habib bagi kemerdekaan RI, ternyata juga besar. Salah satu yang belum banyak diketahui ialah Habib Idrus Salim Al-Jufri yang disebut sebagai inisiator warna bendera menjadi berwarna merah dan putih.
Dalam unggahan video PKS di media sosialnya dikatakan inisiator warna bendera berwarna merah dan putih ternyata seorag habib. Namanya, Habib Idrus Salim Al Jufri yang disebut sebagai inisiator warna bendera, sang saka merah putih.
Ia merupakan ulama pejuang dari Sulawesi Tengah, yang menggagas warna bendera merah putih. Ia juga pendiri lembaga Al-akhirat yang masih ada saat ini.
Melansir sulawesion.com - jaringan Suara.com diketahui Habib Idrus Salim Al Jufri lahir di Tarim, Hadramaut, Yaman pada 15 Maet 1982.
Di usia 12 tahun, ia sudah hafiz alquran. Habib Idrus merupakan tokoh pejuang di Sulawesi Tengah dalam bidang pendidikan agama Islam.
Sepanjang hidupnya, ulama yang akrab disapa Guru Tua ini dikenal sebagai sosok yang cinta ilmu. Salah satu wujud cintanya pada ilmu, ialah didirikannya lembaga pendidikan islam Alkhairaat.
Alkhairaat dirikan di Palu, Sulawesi Tengah, kala usia Habib Idrus bin Salim Al-Jufri menginjak 41 tahun.
Habib Idrus diketahui keturunan Rasulullah dengan silsilah sebagai berikut : "As-Sayyed Idrus bin Salim bin Alwi bin Saqqaf bin Muhammad bin Idrus bin Salim bin Husain bin Abdillah bin Syaikhan bin Alwi bin Abdullah At-Tarisi bin Alwi Al-Khawasah bin Abubakar Aljufri Al-Husain Al-Hadhramiy yang mempunyai jalur keturunan dari Sayyidina Husain bin Fatimah Az-Zahra Puteri Rasulullah SAW,"
Berikut ini Syiar Kemerdekaan Republik Indonesia yang disusun oleh Al Habib Idrus bin Salim Al-Jufri guna menyosong momen Proklamasi 17 Agustus 1945:
Baca Juga: Sumsel Baru Miliki Dua Pahlawan Nasional, SMB II dan AK Gani
Bendera kemuliaan berkibar di angkasa | hijau daratan dan gunung-gunungnya
Sungguh hari kebangkitannya ialah hari kebanggaan | orang-orang tua dan anak-anak memuliakannya
Tiap tahun hari itu menjadi peringatan | muncul rasa syukur dan pujian-pujian padanya
Tiap bangsa memiliki simbol kemuliaan | dan simbol kemuliaan kami adalah merah dan putih
Wahai Sukarno! Telah kau jadikan hidup kami bahagia | dengan obat darimu hilang sudah penyakit kami
Wahai Presiden yang penuh berkah bagi kami | engkau hari ini laksana kimia bagi masyarakat
Berita Terkait
-
Salut, Kuli Bangunan Kibarkan Bendera Merah Putih dengan Pasukan dan Alat Seadanya
-
Antusiasme Diaspora Indonesia di AS Gelar Upacara HUT RI ke-76
-
Kibarkan Bendera Merah Putih di Gunung Bawakaraeng, 2 Pendaki Meninggal Dunia
-
Soal Pengibaran Bendera di PIK, Polisi: PPKM Dilarang Berkerumun
-
Innalillahi, Dua Pendaki Tewas Usai Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?
-
BRImo Taiwan Hubungkan Kebutuhan Finansial PMI dan Keluarga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan