SuaraSumsel.id - Kisah donasi Rp 2 triliun Akidi Tio berlanjut pada kisah lainnya. Pengakuan penjaga makam Akidi Tio, nama seseorang yang disebut akan memberikan sumbangan Rp 2 triliun bagi penanggulangan COVID 19 ini, mengumbar kisah lainnya.
Pengakuan salah seorang penjaga makam, Sulaiman mengungkapkan jika anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti sering berjanji manis. Janji-janji surga diberikan kepada penjaga makam mendiang Akidi Tio, di TPU Talang Kerikil Palembang, Sumatera Selatan.
Sayangnya, janji tersebut tidak ditepati. Sebelum heboh donasi Rp 2 triliun Akidi Tio, anak bungsu Akidi Tio ini sempat menghubungi pejaga makan Akidi Tio.
Petugas penjaga makam Akidi Tio pun dijanji akan diberikan uang dan beberapa hal menguntungkan lainnya. Janji itu ternyata sudah tidak ditepati sejak setahun yang lalu. Penjaga makam dijanjikan diberikan uang gaji Rp 2,5 juta pertahunnya untuk menjaga makam Akidi Tio dan istri.
Tidak hanya menjanjikan gaji penjaga makam, Heriyanti juga berjanji memberikan sembako dan lainnya.
“Sudah dari tahun kemarin sama yang tahun ini belum dibayar,” ungkap seorang penjaga makam melansir dari terkini.id-jaringan Suara.com, Kamis (12/8/2021).
“Bu Heriyanti sempat janji katanya mau bayar waktu sebelum ada yang viral (sumbangan dua triliun) ini.” sambung ia.
Ia menceritakan jika bulan April yang lalu sempat menjanjikan memberi uang, beras dan pakaian, namun janji tersebut tidak pernah ada.
Dia pun mengaku terkejut atas kasus donasi Rp 2 triliun yang belum juga teralisasi.
Baca Juga: Danau Ranau Sumsel Tak Masuk Skala Prioritas Nasional, Ini Alasannya
“Sekarang nomor telepon anak Akidi Tio sudah tidak aktif lagi,” sambung ia.
Ia pun mengungkap kesan lainnya soal sosok Heriyanti. Anak bungsu Akidi Tio, Heriyanti minta penjagaan agar tidak diganggu saat ziarah ke makam orang tuannya tersebut
“Dia (Heriyanti) tidak suka diganggu kalau lagi sembahyang dan ziarah, kan kadang ada yang suka minta uang rokok atau apalah. Nah, itu saya pesan juga ke keponakan tolong jagain aja, jangan sampai ada yang ganggu ibu Heriyanti.”
Setiap bulan Maret, Sulaiman dan keponakan sudah mulai membersihkan makam Akidi Tio, guna menjelang ritual Cheng Beng.
Sulaiman ditunjuk Heriyanti untuk menjaga makam Akidi Tio, sejak 2009 silam. Saat pemakaman Akidi Tio, Sulaiman ialah sosok yang pertama ditemui Heriyanti.
"Makam Akidi Tio, saya yang buat. Dananya Rp18 juta. Sebelum mendiang Akidi Tio meninggal dunia, keluarga memang sudah memesan tanah makam seluas 10 meter x 6 meter tersebut," ujar ia.
Tag
Berita Terkait
-
Anak Akidi Tio Resmi Dipolisikan Kasus Utang Rp 2,3 Miliar, Polisi Diminta Gerak Cepat
-
TOP 3 NEWS: Marak Baliho Puan Maharani Hingga Kepindahan Lionel Messi ke PSG
-
Ogah Umbar Hasil Pemeriksaan Kapolda Sumsel soal Donasi Fiktif, Mabes Polri Tutupi Kasus?
-
Mau Bahas Prank Donasi Rp 2 Triliun, Deddy Corbuzier Stop Podcast
-
Soal Donasi Fiktif, Ini Dalih Mabes Polri Ogah Ungkap Hasil Pemeriksaan Kapolda Sumsel
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Di Bawah Bayang-Bayang Pos Jaga 'SNIPER', Petani Sidomulyo Mempertahankan Tanah Garapan
-
Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel
-
Laba Rp31,2 Triliun, BRI Pertegas Kiprah sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
-
Kilang Plaju dan Polda Sumsel Perkuat Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
-
Tekan Risiko Kebakaran Lahan di Puncak Kemarau, Kilang Plaju Gandeng BPBD Gelar Pelatihan Pemadaman