SuaraSumsel.id - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional akan menutup Jembatan Musi II lama di Jalan Mayor Jendral Yusuf Singedekane, Gandus. Penutupan akan berlangsung selama tiga bulan.
Atas penutupan itu, juga dilakukan pengalihan lalu lintas.
Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Ki agus Syaiful Anwar mengatakan, penutupan jembatan akan dimulai pada 12 Agustus 2021.
Selama proses perbaikan, juga akan dilakukan pengalihan arus lalulintas kendaraan dialihkan ke Jembatan Musi II baru.
“Jembatan kita tutup sementara dan akses lalulintas dialihkan kesebelahnya (Jembatan Musi II baru), selama tiga bulan,” kata dia.
Teknis perbaikan jembatan nanti akan dilakukan pembongkaran beton struktur, pemasangan baja struktur, penggantian baut biasa grade A, pemasangan baja siku, dan perbaikan sandaran baja.
“Ditargetkan akhir tahun ini jembatan sudah dibuka kembali. Aokasi dana senilai Rp27,6 miliar.” cetusnya.
Selanjutnya dalam pelaksanaan rekayasa lalulintas, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Direktorat Polisi Lalulintas Polisi Daerah Sumatera Selatan untuk mengeleminir kemacetan dengan skema lalulintas dua arah.
Petugas nantinya akan bersiaga di ruas masuk jembatan dari arah Jalan Soekarno Hatta ataupun dari arah jalan lintas timur Kabupaten Ogan Ilir. Sekaligus juga dilengkapi rambu-rambu peringatan dan pemasangan jaring pengaman.
Baca Juga: Terima Donasi 10 Ton Beras Haji Halim, Kapolda Sumsel: Asli, Bukan Hoaks
“Mulai hari ini sampai pelaksanaan 12 Agustus nanti sudah disosialisasikan bagi pengendara tentang perbaikan ini,” ujarnya.
BPJN saat ini juga sedang melakukan perbaikan Jembatan Keramasan dan Jembatan Ogan 3 lingkar selatan, Jembatan Sekanak V dan akses jalan terminal Alang-alang lebar dari pertengahan Juni sampai dengan 31 Desember 2021. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Aturan Genap-Ganjil di Palembang Diperpanjang Hingga 23 Agustus, Ini Ruas Jalannya
-
PPKM di Palembang Diperpanjang hingga 23 Agustus, Begini Perubahannya
-
Penampakan Bangunan Makam Akidi Tio di Talang Kerikil Palembang
-
Lanal Palembang Gagalkan Penyelundupan 55.032 Benih Lobster Seharga Rp 8 Miliar
-
Prostitusi Online di Palembang Dikendalikan Mucikari Usia 20 Tahun, Warganet: Astaga
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel