SuaraSumsel.id - Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Palembang, Sumatera Selatan diperpanjang. Dari empat poin penekanan perpanjangan PPKM tersebut, salah satunya ialah bidang transportasi lalu lintas.
Karena itu, pemberlakukan aturan genap ganjil di Palembang akan diperpanjang hingga 23 Agustus 2021.
Dalam penekanannya, Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengungkapkan jika kasus COVID 19 di kota Palembang telah memperlihatkan penurunan, namun Palembang masih ditetapkan berstatus PPKM level 4.
Melanisr sumselupdate.com - jaringan Suara.com, peningkatan atas Bed Occupancy Rate (BOR) masih di bawah nasional, namun terdapat empat hal yang harus ditindaklanjuti selama perpanjangan PPKM.
"Semua lapisan masyarakat untuk disiplin menjaga mobilitas publik, khususnya soal transportasi, yakni ketertiban terkait aktivitas di jalan seperti optimalisasi kebijakan ganjil-genap di Palembang,"kata Wali Kota Palembang, Harnojoyo di Aula Cendrawasih Polrestabes Palembang, Selasa (10/8/2021).
Selain itu, terkait 3T, yakni testing, tracing, and treatment juga ditingkatkan.
"Penekananya yakni isolasi masyarakat di Wisma Atlet dan Asrama Haji dan penekanan terkait vaksinasi," pungkasnya.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri mengatakan, terkait aturan PPKM Level 4 di Palembang, semua poin merujuk instruksi Kemendagri yaitu memberikan pembatasan jam operasional pada sejumlah sektor.
Keempat jalan tersebut yakni jalan Kapten A. Rivai, Jalan POM IX, jalan Angkatan 45 dan jalan Merdeka. Pelaksanaan kendaran genap dan ganjil akan berlangsung selama enam jam, yakni dari pukul 16.00 WIB - 22.00 WIB.
Baca Juga: Diduga Fiktif, PPATK Ungkap Ada Keanehan soal Donasi Keluarga Akidi Tio ke Polda Sumsel
Berita Terkait
-
PPKM di Palembang Diperpanjang hingga 23 Agustus, Begini Perubahannya
-
Penampakan Bangunan Makam Akidi Tio di Talang Kerikil Palembang
-
Lanal Palembang Gagalkan Penyelundupan 55.032 Benih Lobster Seharga Rp 8 Miliar
-
Prostitusi Online di Palembang Dikendalikan Mucikari Usia 20 Tahun, Warganet: Astaga
-
Ekonomi Sulit saat PPKM Level 4, Warga Palembang Banyak Jual Emas
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
POSPERA Sumsel Kecam Aksi Premanisme Ormas di Polda Sumsel, Desak Korporasi Pelaku Karhutla Ditindak
-
Kronologi Wartawan Tribun dan PalTV Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel
-
Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel
-
2 Wartawan Dikeroyok Saat Liput Demo Karhutla di Polda Sumsel, Sempat Diintimidasi Hapus Video
-
Pantau Api, Website Berbasis AI Buatan Dosen MDP Palembang untuk Prediksi Kabut Asap Sumsel