SuaraSumsel.id - Seorang anak, warga Gang Niur, RT 034, RW 007, Kecamatan Kalidoni Palembang, Sumatera Selatan, membacok kepala bapaknya berkali-kali, akhir pekan lalu.
Akibatnya, bapak meninggal dunia karena kehabisan darah saat akan dibawa ke rumah sakit. Peristiwa ini juga mengakibatkan masyarakat di daerah Kalidoni geger, Sabtu (7/8/2021) sekitar pukul 11.22 WIB.
Melansir dari sumselupdate.com - jaringan Suara.com, belakangan diketahui pelaku itu adalah Okta Prianus (20) yang menghabisi nyawa bapaknya, Edi (40).
Usai melakukan penganiayaan, tersangka Okta Prianus dan barang bukti senjata tajam jenis parang sudah diamankan di Mapolsek Kalidoni Palembang.
Penelusuran polisi, diketahui jika korban menjadi korban anaknya sendiri karena ringan tangan pada istrinya. Perlakuan kasar korban terhadap istrinya berulang kali dilihat langsung oleh pelaku.
Pelaku yang tidak bisa menahan amarahnya, langsung mengambil parang panjang, kemudian langsung melakukan pembacokan terhadap korban di bagian kepalanya.
“Belum ada laporan dari pihak keluarga. Untuk itu kita imbau kepada pihak keluarga membuat surat pernyataan dan saat ini pelaku sudah kita amankan di Polsek Kalidoni,” kata Kanit Reskrim Polsek Kalidoni Palembang Ipda Chandra.
Terpisah, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan adanya peristiwa pembacokan hingga korban tewas.
Baca Juga: BMKG: Sumsel Tetap Alami Hujan Meski Musim Kemarau
Berita Terkait
-
Prostitusi Online di Palembang Dikendalikan Mucikari Usia 20 Tahun, Warganet: Astaga
-
Ekonomi Sulit saat PPKM Level 4, Warga Palembang Banyak Jual Emas
-
Berikut Pengusaha Tionghoa Palembang Masa 1950-1960, Tak Ada Nama Akidi Tio
-
Akidi Tio Seangkatan Tong Djou, Tionghoa Palembang Biasa Punya Bisnis di Singapura
-
Calon Penumpang Bandara SMB II Palembang Wajib Unduh Aplikasi PeduliLindungi
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Gebyar Kredit Serbaguna Bank Sumsel Babel, Ajukan Kredit Langsung Bawa Pulang Hadiah
-
Kasus PPDS Mata Unsri Berujung Sanksi Tunda Wisuda, Audit Keuangan hingga Fakta Integritas
-
PPDS Mata Unsri Dihentikan Kemenkes, Mahasiswa Lain di RSUP M Hoesin Masih Bisa Lanjut?
-
10 Cafe 24 Jam di Palembang 2026 untuk Begadang & Kerja Malam, Lengkap Lokasi dan Rute
-
7 Fakta di Balik Distopnya PPDS Mata Unsri, Dugaan Pungli hingga Beban Mental Mahasiswa