SuaraSumsel.id - Pengusaha Tionghoa yang juga kini menjadi bagian Penasehat Paguyuban Marga Tionghoa atau PSMTI, Ramli Sutanegara, mengungkapkan fakta baru.
Sebagai pengusaha di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, ia mengungkap sederet pengusaha besar di era tahun 1950-1960 di Palembang, Sumatera Selatan.
Dia menyebut, pengusaha dalam skala besar berasal atau benar-benar tinggal di Palembang hanya beberapa orang di kala itu, dan mereka banyak diketahui publik. Sementara nama Akidi Tio, tidak pernah dikenal atau muncul di masa tersebut.
Ia menyebut sederet pengusaha besar di era yang disebut seangkatan Tong Djou.
1. Chuan Hu
Pengusaha ini, dikenal sebagai raja kapal. Ia memiliki kapal-kapal besar yang bersandar di Pelabuhan Boom Baru Palembang, mencapai tujuh kapal.
Kapal yang dimiliknya, mulai dari kapal Samudra 1, hingga kapal Samudra 7. Pengusaha ini benar-benar dikenal pengusaha kapal barang skala besar.
2. Ling Cui Thi
Pengusaha yang satu ini, dahulunya dikenal sebagai raja gula. Ia menguasai perdagangan gula antar Pulau Sumatera dan di luar pulau.
Baca Juga: Buntut Donasi Rp 2 Triliun, Kapolda Sumsel Minta Maaf kepada Masyarakat Indonesia
3. Ong Boen Tjit
Pengusaha yang satu ini dikenal dengan pengusaha karet. Ia menguasai produksi karet di Sumatera Selatan, hingga keluar Pulau Sumatera.
4. Hong Tong
Sama seperti Ong Boen Tjit di Sumatera Selatan, Hong Tong juga menguasai produksi karet. Ia dikenal di sektor hilir karet, dengan memproduksi karet hingga keluar Pulau Sumatera.
5. Song Beng
Nama pengusaha ini juga lekat dengan bisnis kapal tongkang. Bisnis ekspedisi jalur pelayaran laut ini didukung oleh jalur transportasi laut yang dimiliki Sumatera Selatan, termasuk kepulauan Bangka Belitung yang merupakan pemekarannya.
6. Tong Hong
Pengusaha satu ini dikenal sebagai pengusaha industri kecap. Ia memiliki produksi kecap yang legendaris dengan merek kecap Ikan Mas. Industri kecap yang terkenal banyak memperkerjakan warga palembang ini mengenalkan Tong Hong sebagai pembisnis kecap di Sumatera Selatan.
Sederet pengusaha lain yang disebutkan Ramli Sutanegara, juga muncul nama Ong Sulin dan Coy Atung. Namun, ia memastikan enam nama di atas ialah nama pengusaha seangkatan Tong Djou yang memang terkenal sebagai pengusaha dermawan.
Tong Djou, ialah pengusaha yang disebut-sebut atau diperkirakan Dahlan Iskan seangkatan Akidi Tio. Seangkatan mungkin di artikan, pada masa bisnis yang sama yakni tahun 1950-1960an.
Ramli mengungkapkan Tong Djou memang terkenal di masanya. Ia pengusaha berhasil melebarkan sayap bisnisnya hingga ke Singapura.
Selain pembisnis Tong Djou ialah pejuang. Ia teman dekat AK Ghani, Gubernur Sumatera Selatan paska proklamasi Kemerdekaan RI.
"Saya pernah tinggal di rumah Tong Djou, sehingga mengetahui pengusaha atau pembisnis Palembang, Sumsel yang berkembang dan dikenal publik," ujar Ramli.
Namun ia kembali memastikan tidak mengetahui nama Akidi Tio. "Sama sekali tidak pernah kenal dan mengetahui," tegas Ia.
Setelah massa itu, makin banyak pengusaha Tionghoa yang berkembang di Palembang, Sumatera Selatan.
Ia pun memprediksi hampir 60 persen bisnis atau ekonomi daerah digerakkan pembisnis dari marga tersebut.
"Dari dulu, jika marga Tionghoa ini. Mereka 'kan fokusnya memang perdagangan, bisnis," ucapnya.
Ia pun menjelaskan mengapa pengusaha Tionghoa Palembang memilih Singapura sebagai surga bisnisnya. Selain jarak yang dekat, sarana transportasi yang berkembang, negara Singapura memiliki daya tarik bisnis tersendiri.
Di antara daya tarik bisnis tersebut, ialah akses atau lokasi lebih terbuka dan strategis, memberikan pelayanan jasa yang baik, perlidungan hukum yang tegas.
"Karena itu, warga Palembang atau Sumsel, jika berbisnis ke Singapura, itu sudah biasa dari dahulu," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kejanggalan Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio
-
Dikenal Tertutup, Menantu Akidi Tio Disebut Sewakan Dua Mobil Jadi Taksi Online
-
Buntut Donasi Rp 2 Triliun, Kapolda Sumsel Minta Maaf kepada Masyarakat Indonesia
-
Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda Sumsel Bakal Diperiksa Tim Mabes
-
Polisi Periksa Kejiwaan Anak Akidi Tio
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Cuma Gara-Gara Parkir, 6 Fakta Tetangga di Sukarami Palembang Berujung Serangan Parang
-
BRI Debit FC Barcelona Jadi Langkah Strategis Perkuat Brand BRI
-
Inflasi Pangan Tembus 3,55 Persen, BI Jadikan Sumsel Kunci Stabilitas Harga 2026
-
Buruan Daftar! Penukaran Uang Baru 2026 di Sumsel Sudah Dibuka, Ini Jadwal & Lokasinya
-
10 Tempat Ngabuburit Gratis Paling Seru di Palembang, Nomor 2 Selalu Dipadati Warga