SuaraSumsel.id - Perkara donasi Rp 2 triliun Akidi Tio, terus membawa publik bertanya akan sosoknya. Namanya kian jadi perbincangan, apakah benar ada seorang pengusaha dermawan dengan nama Akidi Tio di Palembang, Sumatera selatan.
Meski, dokter keluarga Prof Heri Dermawan mengungkapkan jika keluarga ini kerap memberikan bantuan dan Akidi Tio ialah pengusaha lama dengan berbagai bisnisnya.
Faktanya, nama Akidi Tio tidak dikenal oleh tetangga dan Ketua RT 27, rumah anak bungsu, Heryanti.
Anak bungsu Akidi Tio, dikenal tetangga sekitar memang tertutup dan jarang bergaul.
Baca Juga: Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio, Kapolda Sumsel Bakal Diperiksa Tim Mabes
Ketua RT 27 di kediaman Putri Bungsu Akidi Tio, Fauzi Said mengatakan, jika suami Heriyanti, Rudi Sutami sempat sebagai taksi online kendaraan roda empat.
“Terakhir yang saya tau ada mobil taksol dua unit dan sopirnya bernama Bima. Sekarang saya lihat kedua mobil tersebut tidak ada lagi. Sopirnya juga sudah tidak pernah terlihat,”katanya, Kamis (5/8/2021).
Ia juga menyebutkan sedikit mengenal Rudi Sutadi, ketimbang Heryanti.
“Mereka itu tertutup dan jarang bergaul, ketemu saya hanya saat keperluan pencatatan kependudukan seperti mengurus KK saja,” sebutnya kepada Suarasumsel.id.
Dalam Kartu Keluarga (KK), tidak ditemukan nama Akidi Tio.
Baca Juga: Tim Wasriksus Polri Akan Periksa Kapolda Sumsel Soal Sumbangan Rp 2 Triliun
Hal yang sama diungkapkan tetangga Heriyanti, Sunaryati. Ia pun menilai keluarga ini tertutup dan jarang bergaul, bersama tetangga.
“Kalau suaminya itu biasa saja, tidak kaya kaya betul. Tapi, idak tau kalau dari keluarga istrinya,”katanya.
Meskipun demikian, dimata keluarga Sunaryati, suami dari Heriyati tersebut cukup ramah dan kerap bercengkrama dengan tetangga.
“Suaminya itu, sering pagi-pagi lewat rumah habis olahraga jalan pagi terus ngobrol sama suami saya. Baru setelah rumahnya terus didatangi awak media jadi tidak pernah keluar lagi," sambung Sunarti.
Jarang bertemu dalam keseharian, ia mengatakan keluarganya yang beragama Hindu bersama keluarga Heriyanti yang Tionghoa bertoletansi baik.
“Saat kami merayakan hari raya masing-masing kami saling mengunjungi, makan bersama dan bercengkrama. Sedangkan untuk acara senam bersam setiap hari minggu misalnya Heriyanti tak pernah ikut," sambung ia.
Sudah tinggal 45 tahun sejak 1976 di kawasan tersebut, Sunaryati mengaku tidak pernah mendengar maupun mengenal Akidi Tio dan baru mengetahui sekarang nama orang tua Heriyati tersebut.
“Kalau mereka baru tinggal sekitar lima tahun terakhir, dulu membeli tanah disitu dan mereka bangun seperti sekarang. Akidi Tio itu saya baru tau dari media,” ujarnya.
Berdasarkan sepengetahuannya kediaman berlantai dua tersebut hanya dihuni oleh Heriyanti dan suaminya sedangkan seorang anak laki-laki sedang menempuh pendidikan di Singapore. Selain itu terdapat asisten rumah tangganya namun tidak menginap dirumahnya.
Kontributor: Fitria
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
Terkini
-
Darma Agung Club 41 Palembang Beroperasi Diam-Diam Meski Resmi Ditutup?
-
Herman Deru Pulang Kampung, Halal Bihalal di OKU Timur Penuh Keakraban
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap