SuaraSumsel.id - Pengelolaan keuangan sangat diperlukan di masa pandemi ini. Cerdas mengelola keuangan terutama bagi anak muda akan memudahkan mereka berkembang nantinya.
Situasi pandemi COVID 19 yang melanda Indonesia dan hampir seluruh bagian dunia ini, mengharuskan anak muda mampu membelaki diri dengan pemahamam finansial yang kuat seiring meningkat trend keuangan, terutama keuangan digital.
Founder Finansialku, Melvin Mumpuni dalam kelas virtual yang digelar GoPay membahas bagaimana generasi muda bisa memiliki dana darurat sebagai bentuk jaga-jaga saat situasi makin sulit.
Pengalokasian dana darurat menjadi bagian pengelolaan dan pemahaman finansial yang baik.
"Dana darurat ini, dana berjaga dan bersiap. Harus dipersiapkan di luar kebutuhan keseharian dan investasi," ujarnya dalam kelas tersebut.
Dana darurat hendaknya disisihkan saat mendapatkan penghasilan atau pendapatan. Sehingga, setiap mendapatkan penghasilan atau pendapatan maka dialokasikan bagi dana darurat.
"Bagi yang lajang, baru berumah tangga dan sudah punya anak, jumlahnya berbeda," terang ia.
Untuk yang masih lajang, nilai dana darurat hendaknya enam kali dari kebutuhan perbulan. Sedangkan bagi keluarga yang baru menikah membutuhkan sembilan kali dari kebutuhan perbulan.
Sedangkan bagi yang sudah menikah lalu punya anak, berapapun anak yang dimiliki maka keluarga tersebut butuh dana darurat saat pandemi ini 12 kali dari kebutuhan perbulan.
Baca Juga: Sistem COD Kerap Bermasalah, Kadin Sumsel: Butuh Edukasi Transaksi E-Commerce
Kata Melvin, bisa dimaknai bagi yang sudah berumah tangga dengan beragam kebutuhannya diperlukan dana satu tahun kebutuhan hidup mereka.
"Dengan paham bagaimana mengelola keuangan maka setiap pribadi dan keluarga akan lebih bisa melek keuangan atau financial savvy," terangnya.
Chief Marketing Officer GoPay, Fibriyani Elastria mengatakan situasi pandemi telah mendorong masyarakat untuk semakin fasih dalam menggunakan fitur-fitur keuangan digital, termasuk bagaimana mengatur keuangan.
"GoPay sendiri telah menghadirkan berbagai inovasi yang membantu masyarakat mengatur keuangan dengan lebih mudah, mulai dari kemudahan pembayaran instan sehari-hari, bayar akhir bulan dengan GoPayLater, hingga pembelian asuransi GoSure dan emas GoInvestasi dalam perencanaan keuangan jangka panjang yang lebih aman dan nyaman," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri