SuaraSumsel.id - Pembeli di pasar tradisional Kecamatan Tebing Tinggi, Empat Lawang makin sepi. Karena itu, pedagang sayur kini lebih memilih menjajahkan sayur berkeliling.
Ning (54), salah satu pedagang sayuran di Pasar Pulau Emas, Tebing Tinggi mengungkapkan banyak pedagang sayur yang menjajakan langsung sayur-mayur ke rumah-rumah.
Bahkan dengan harga jual yang lebih murah.
“Karena memang lagi musim Corona, jadi banyak orang yang tidak ada pekerjaan jadinya ada yang memilih berjualan sayuran ke rumah-rumah dan juga mereka bisa menjual dengan harga di bawah harga pasar,” tutur Ning saat diwawancarai di lapaknya seperti dilansir dari Sumselupdate.com - jaringan Suara.com, Selasa (27/07/2021).
Perempuan yang telah berjualan sayur-mayur selama 13 tahun ini mengaku, jumlah pembeli semakin sepi sehingga menurunkan pendapatan mereka.
"Seharusnya tidak ada perang harga antara pasar tradisional dan pedagang yang berjualan ke rumah-rumah warga," ucapnya.
Senada terjadi beberapa pedagang sayur di Pasar Pendopo. Pembel yang berkurang membuat pendapatan turun 25 persen.
Berita Terkait
-
Ngeluh Wacana Pajak Sembako, Pedagang di Pasar Minggu: Hidup saat Corona Sudah Susah!
-
Pedagang Sayur Jadi Korban Begal, Uang Rp4 Juta dan HP Melayang
-
Divaksin Bareng Jokowi, Pedagang Sayur: Mudah-mudahan Wabah Cepat Berlalu
-
Jual Sayur Pakai Baju Rapi, Pria Ini Banjir Pujian dari Warganet
-
Beli Santan Instan, Pedagang Sayur Ini Temukan Isi Tak Terduga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang