SuaraSumsel.id - Almarhum dan keluarga Akidi Tio dikenal sebagai keluarga yang low profile. Hal ini yang membuat aktivitas sosial, sekaligus membantu mereka yang membutuhkan tidak pernah dipublikasikan.
Diketahui Akidi Tio memiliki tujuh anak yang saat ini juga sebagai pengusaha. Ketujuh anak Akidi Tio dikenal bergaya hidup sederhana dalam kesehariannya.
"Apa ya?, mereka pengusaha, keluarga sibuk. Karena itu juga enggan publikasi," ujar dokter keluarga Akidi Tio, Hardi Darmawan, Selasa (27/7/2021).
Menurut Hardi, sebagai dokter keluarga, ia tidak mengetahui persis lini bisnis keluarga ini. Namun secara keseluruhan, keluarga dermawan ini memiliki sejumlah unit bisnis, mulai properti, konstruksi, dan perkebunan sawit di Aceh.
Hardi mengungkapkan keseharian keluarga Akidi juga sederhana.
Meski seorang pengusaha dengan beragam lini bisnis, termasuk ketujuh anaknya yang juga pengusaha, keluarga ini hidup bergaya sederhana.
Misalnya saja, sambung Hardi, dalam berbusana,
"Rata-rata suka pakai baju putih, rapi, bersih. Seperti masyarakat biasa aja, gaya hidup sederhana, berhemat," ungkap Hardi.
Namun karena adanya nilai dan rasa ingin berbagi, maka keluarga besar ini pun menjalankan amanat sang bapak.
Baca Juga: Dua Tersangka Kasus Kredit Macet Bank Sumsel Babel Tak Ditahan, Kompak Sakit
Diketahui Akidi memiliki tujuh orang anak, enam anak berada di Jakarta yang mengelola beragam bisnisnya dan satu orang di Palembang, Sumatera Selatan.
Saat akan menyerahkan bantuan Senin (26/7/2021) kemarin, ketujuh anaknya ingin ikut menghadiri, namun karena masih ada kebijakan PPKM, maka niat tersebut diurungkan. Hanya satu orang anak perempuan yang menghadiri prosesi tersebut.
Kehadiran para anak pun telah dijadwalkan bersama notaris dan ahli hukum yang akan mengatur dasar hukum donasi tersebut.
"Karena masih pembatasan PPKM jadinya urung,"ujar mantan Direktur Utama RS Charitas Palembang ini.
Berita Terkait
-
Sudah Waktunya, Orang-orang Kaya Indonesia Contek Aksi Filantropi Mendiang Akidi Tio
-
Akidi Tio Sumbang Rp 2 T untuk Penanganan Covid, DPR: Saatnya Orang Kaya Berkontribusi
-
Donasi Rp 2 Triliun Akidi Tio Disalurkan melalui Tim Khusus, Dikordinasikan Kapolda
-
Sosok Ini Ungkap Alasan Mendiang Akidi Tio Beri Rp 2 Triliun buat Tangani Covid
-
Jarang Muncul ke Publik, Warga Tionghoa Bangga pada Akidi Tio Penyumbang Rp 2 Triliun
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap