SuaraSumsel.id - Peningkatan jumlah pasien COVID 19 terjadi di Indonesia. Pemerintah pun berupaya melakukan penyekatan agar penyebarannya masih mampu dikendalikan.
Seiring dnegan itu ceramah Prof Yuwono atau Prof Yu, ahli Mikrobiologi kembali viral di media sosial. Ia menegaskan jika ajal meninggal memang sudah ditakdirkan, namun untuk mengetahui mengenai vaksin COVID 19 maka baca kitab suci Alquran.
Dilansir dari suatu video yang tayang di saluran Youtube Majelis Pencinta Quran, Prof Yuwono mengatakan, COVID-19 sudah merenggut ribuan nyawa di Indonesia. Banyak orang-orang yang gugur akibat virus berbahaya ialah peristiwa yang benar terjadi, bukan dikarang-karang.
Menurutnya, kematian akibat wabah penyakit bisa dijelaskan secara akal dan hati. Sedangkan untuk memehami COVID 19 dengan hati, hendaknya membuka dan membaca Alquran.
“Meninggal karena COVID-19 kalau menurut akal itu masuk akal. Kalau menurut hati, coba buka (dan baca) Alquran, jika sudah datang ajal, maka tidak bisa maju, tidak bisa juga mundur,” ujar Prof Yuwono, dilansir dari hop.id- jaringan Suara.com, (28/6/2021).
“Jadi meninggal karena ajal. Buktinya ada yang meninggal dalam keadaan sehat,” lanjutnya.
Prof Yuwono juga meluruskan stigma salah publik mengenai vaksin COVID-19. Dia menjelaskan, vaksin memang wajib. Namun, hal tersebut hanya berlaku untuk orang-orang sehat dan bugar, bukan mereka yang memiliki penyakit.
“Vaksin itu hukumnya wajib, jadi bisa diwakilkan. Ini saya blak-blakan karena saya sudah diskusi dengan ketua tim yang ditunjuk presiden untuk masalah vaksin ini. Kesimpulan kami cuma satu, orang yang punya penyakit jangan divaksin. Titik,” tuturnya.
Baca Juga: Kh Ahmad Nawawi Dencik Dimakamkan di Ponpes Miliknya, Pelayat Diramaikan Tokoh Sumsel
Berita Terkait
-
Tak Ada Kecamatan di Palembang Zona Merah, Prof Yu: Sebaiknya Lihat Fakta, bukan Angka
-
Ini Enam Faktor COVID 19 di Indonesia Tak Seperti India Menurut Pakar
-
Istri Dukung Bebi Romeo Belajar Ngaji di Usia 46 Tahun, Netizen Terharu
-
Belajar Baca Alquran di Usia 46 Tahun, Bebi Romeo Dibimbing Anak-anaknya
-
5 Kontroversi Aldi Taher, Sengaja Ingin Viral Karena Faktor Ekonomi?
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru, Bukan Sekadar Soal Estetika
-
Lebih dari Seremonial, PTBA Jadikan Bulan K3 Nasional Momentum Bangun Budaya Keselamatan Kerja
-
Masjid Agung Palembang Mulai Hasilkan Listrik Sendiri, Dampaknya Tak Sekadar Hemat Jutaan Rupiah
-
Rumus Luas Segitiga Lengkap dengan 5 Contoh Soal Berbagai Bentuk
-
7 Foundation Radiant Finish untuk Wajah Terlihat Cerah dan Segar