SuaraSumsel.id - Keinginan warga kota Palembang, Sumatera Selatan guna mengikuti vaksinasi massal terbilang tinggi. Sejam pelaksanaan yang digelar dalam peringatan hari jadi Polri ini, sebanyak 5.078 warga Palembang sudah divaksin.
Vaksinasi massal dalam program hari jadi Polri ini, Sabtu (26/6/2021) berlangsung di Gedung Ogan Komplek Pertamina Plaju Kota Palembang.
"Untuk Provinsi Sumsel target sasaran yang harus divaksin sebanyak 31.969 orang. Minat masyarakat untuk vaksinasi ini cukup tinggi, diharapkan stok vaksin tidak terputus," kata Gubernur Gubernur Sumsel Herman Deru.
Lebih lanjut orang nomor satu di Sumsel mengatakan, program vaksinasi tadi baru satu jam sudah 5.078 yang divaksin. Ini menandakan Sumsel segera bangkit dari pandemik, mudah-mudahan semakin leluasa.
Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S mengatakan, antusias masyarakat cukup tinggi untuk program vaksinasi ini. Sampai berlangsung proses vaksinasi COVID 19, sudah lebih dari 5.000 yang mengantre.
"Vaksinasi ini dilakukan di 35 sentra vaksin. Untuk targetnya hampir 32 ribu dosis vaksin se Sumsel.Kita nggak sendiri, di pelosok-pelosok juga melakukan vaksinasi termasuk melakukan vaksinasi door to door untuk lansia," ujarnya.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesty Nurainy mengatakan, untuk Provinsi Sumsel target sasaran yang harus divaksin sebanyak 31.969.
"Tujuan program ini untuk mempercepat cakupan vaksinasi, sehingga segera mencapai herd immunity dengan minimal capaian vaksinasi 70 persen. Untuk Sumsel sendiri secara keseluruhan dari target 1,2 juta sudah 40 persenan yang divaksin," katanya.
Progres capaian vaksinasi untuk SDM kesehatan sudah 94 persenan, lalu pelayaan publik sudah 82 persenan, lansia sudah 11 persenan dan untuk guru sudah 65 persenan.
Baca Juga: Potensi Awan Hujan Berkurang, Teknologi Modifikasi Cuaca di Sumsel Disetop
Sedangkan untuk rincian vaksinasi progaram 1 juta dosis per hari untuk di 17 Kabupaten/Kota di Sumsel yaitu
- Ogan Komering Ulu 1.575 dosis
- Ogan Komering Ilir 2.700 dosis
- Muara Enim 2.250 dosis
- Lahat 2.625 dosis
- Musi Rawas 1.650 dosis
- Musi Banyuasin 2.325 dosis
- Banyuasin 3.150 dosis
- OKU Selatan 1.575 dosis
- OKU Timur 1.950 dosis
- Ogan Ilir 2.025 dosis
- Empat Lawang 825 dosis
- PALI 675 dosis
- Musi Rawas Utara 675 dosis
- Palembang 5.475 dosis
- Prabumulih 1.125 dosis
- Pagaralam 675 dosis
- Lubuklinggau 1.200 dosis.
Reporter: Andika
Berita Terkait
-
Dear Warga Palembang, Jam 21.00 WIB Malam Ini Delapan Ruas Jalan Disekat
-
Viral Polwan Ingatkan Pengendara Pakai Helm, Panggilan Kakak Ganteng Bikin Baper
-
Deteksi Karhutla, Polda Sumsel Bentuk Tim Drone Squad di Tingkat Polsek
-
10 Daerah Ini Dinyatakan Polda Sumsel Rawan Karhutla Tahun Ini
-
Identitas Korban Tewas dan Luka Kecelakaan Maut Bus Sambodo di Jalintim Sumatera
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Ratu Dewa Mendadak Lantik Sekda Palembang, Ada Apa dengan Aprizal Hasyim?
-
Sidang Smart Board Chromebook Ungkap Proyek Rp21,21 Miliar Muara Enim Diduga Sudah Diatur
-
Berawal dari Jakarta, Kronologi Kasus Smart Board Chromebook yang Berujung OTT Bupati Muara Enim
-
Nama Bupati Edison Disebut di Sidang Smart Board, JPU Ungkap Dugaan Aliran Rp3,36 Miliar
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?