SuaraSumsel.id - Kecelakaan mau kembali terjadi di jalan lintas Sumatera, tepatnya di Palembang - Jambi KM 214 Desa Senawar Kecamatan, Bayung Lencir, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Sebagian besar pengendra, dan masyarakat mengenalnya sebagai tikungan Harmoko.
Bentuk tikungan yang tajam, dengan ruas jalan yang tidak begitu lebar, membuat pengendara harus lebih hati-hati melintas di ruas jalan ini.
Terlebih jika kendaraan tersebut merupakan bus antar kota antar provinsi (AKAP) atau kendaraan dengan kapasitas dan dimensi yang lebar.
Tadi pagi, kecealakaan maut dialami Bus AKAP yang juga berpenumpang dari warga Sumatera Barat atau Sumbar. Pada peristiwa itu, empat orang penumpang meninggal di lokasi kejadian akibat benturan dan terjepit.
Selain dikenal sebagai lokasi yang rawan kecelakaan lalu lintas, nama tikungan Harmoko juga melekat dengan sosok tokoh Harmoko.
Sosok Harmoko yang dimaksud ialah wartawan yang kemudian diangkat menjadi Menteri Penerangan di masa Orde Baru atau Pemerintahan Soeharto.
Nama Harmoko kemudian juga menjadi semacam akronim atau candaan dari masyarakat. Misalnya menyingkat kata Harmoko dengan maksud mengungkapkan tiada kerjaan atau hari-hari omong kosong alias Harmoko.
Dilansir dari sumber lainnya, tikungan Harmoko telah dikenal sejak tahun 1989. Saat itu, Harmoko yang juga menaiki bus mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.
Baca Juga: Elektabilitas Partai di Sumsel: PDIP dan Golkar Bersaing Ketat, Disusul Gerindra
Itu salah satu sumber yang menyebutkan mengapa tikungan tersebut disebut dengan nama tikungan Harmoko.
Kecelakaan itu terjadi pada bulan Ramadhan, dengan lima orang korban. Para korban kecelakaan yang mengalami luka tersebut dibawa ke Puskesmas Bayung Lincir.
Tikungan itu dikenal dengan kondisi yang cukup curam karena juga berbatasan dengan jurang tebing.
Direktur Polisi Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait membenarkan jika kecelakaan yang terjadi Kamis (27/5/2021) terjadi di tikungan Harmoko.
"Iya, itu tikungan Harmoko," ujarnya.
Kecelakan maut terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin, tempatnya di ruas Jalan Lintas Timur Palembang - Jambi KM 214 Desa Senawar Kecamatan, Bayu Lencir, Musi Banyuasin, yakni tikungan Harmoko, Kamis (27/5/2021)
Berita Terkait
-
Kecelakaan Maut Bus di Jalintim Musi Banyuasin, 4 Penumpang Tewas Terjepit
-
Tangan Terikat Tali, Pria di Muba Tak Berkutik Lihat Istri Digagahi Pencuri
-
Didatangi Rampok saat Hubungan Intim, Istri Diperkosa di Hadapan Suami
-
Rayakan Lebaran, Puan Maharani dan Megawati Kenakan Kain Gambo Muba
-
100 Drum Minyak Mentah Illegal Terbakar, Polisi Tahan Pemilik Lahan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap