SuaraSumsel.id - Kecelakan maut terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin, tempatnya di ruas Jalan Lintas Timur Palembang - Jambi KM 214 Desa Senawar Kecamatan, Bayu Lencir, Musi Banyuasin, yakni sekitar tikungan Harmoko, Kamis (27/5/2021)
Akibat kecelakaan tersebut, 4 penumpang tewas di lokasi kejadian. Keempat penumpang tersebut yakni Doya Aprilia (28) warga Batu Sangka Paya Kumbu Sumatera Barat yang mengalami luka robek kaki kiri, luka robek tangan kiri dan luka robek di kepala.
Lalu korban AZH (9) warga Koto Solok Sumatera Barat yang mengalami luka robek kaki kiri dan kanan, luka robek selangkangan sebelah kanan, luka robek lipis kiri dan keluar darah telinga.
Korban NF (7) warga Kota Tanggerang yang mengalami luka robek tanggan sebelah kiri, luka robek kening dan keluar darah dari hidung.
Terakhir korban HHS (11) warga Kecamatan Harau Sumatera Barat yang mengalami luka robek lipis kiri, luka robek pinggang sebelah kanan, luka lebam dada kiri dan kanan serta keluar darah dari hidung dan telinga.
Direktur Polisi Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumsel Kombes Pol Cornelis Ferdinand Hotman Sirait, bus AKAP jenis Marcedez Benz dengan Nopol B 7314 NGA melaju dari arah Jambi ke arah Palembang.
"Sampai di lokasi kejadian, mobil dengan 33 penumpang tersebut menikung ke kanan menurun ke arah Palembang dengan kecepatan tinggi," ujar dia.
Akibatnya, mobil yang dikendarai AN hilang kendali lalu keluar jalur dan terbalik sebelah kiri.
"Kejadian itu menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 4 orang luka berat dan 8 orang luka ringan," kata dia.
Baca Juga: Elektabilitas Partai di Sumsel: PDIP dan Golkar Bersaing Ketat, Disusul Gerindra
Sedangkan sang sopir yakni AN, usai kejadian melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran petugas.
"Pengemudi melarikan diri, saat ini sedang dicari oleh personil Unit Laka dan personil Polsek Bayung Lencir," tandas dia.
Kontributor: Andika
Berita Terkait
-
Terobos Lampu Merah, Bus Tabrak Ibu-ibu hingga Tewas
-
Jalanan Sepi, Mobil Avanza Terjun Bebas ke Jurang di Cisolok Sukabumi
-
Dianggap Lalai, Pengemudi Bus Kramat Jati Ditetapkan Menjadi Tersangka
-
Keluarga Korban Kecelakaan Bus Kramat Jati Datangi Rumah Sakit di Sidoarjo
-
Cerita Yani Sang Kernet, Sebelum Bus Kramat Jati Terjun Bebas Dari Tol Sumo
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap