SuaraSumsel.id - Meski diikuti ratusan umat islam Kota Palembang, namun massa aksi solidaritas bela Palestina hanya diizinkan 50 orang masuk ke halaman DPRD Sumatera Selatan.
Hal ini hasil negosiasi pelaksanaan aksi agar tetap menerapkan protokol kesehatan atau prokes. Dalam aksi itu didapat donasi Rp 16 Juta.
Eks pentolan FPI Sumsel Habib Mahdi menjadi salah satu orang yang memilih tetap bertahan di luar lapangan DPRD Sumsel karena massa yang dibawa tidak diizinkan untuk masuk lokasi.
“Kami hanya ingin berdoa bersama untuk Palestina, kenapa tidak diizinkan masuk padahal kapasitas lapangan masih bisa menampung,”katanya, Jumat (21/5/2021).
Tak hanya menggelar doa bersama, massa juga menyampaikan orasi kemanusiaan dan penggalangan dana. Dari aksi itu, dana yang terkumpul sebanyak Rp 16.402.00.
Komandan Bang Lembaga Jawara dan Pengacara (Japar) Sumsel Iskandar Sabani pada orasinya, mengutuk keras dan mengecam tindakan yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
“Tindakan Israel tidak bisa dibenarkan. Pada aksi ini mari doakan, dukung dan bantu sesuai kemampuan kita masing-masing,”sebut ia.
Menurut ia yang telah dilakukan Israel bukan lagi kejahatan agama tetapi sudah kejahatan kemanusiaan. Ia pun mengapresiasi Pemerintah yang juga menyatakan sikapnya terhadap konflik Palestina dan Israel.
“Kami ingin lebih keras hingga meminta Dewan PBB untuk mengambil tindakan agar menghentikan aksi bruntal,” ungkap ia.
Baca Juga: Penyekatan di Tol Palembang-Lampung hingga 31 Mei 2021
Kontributor: Fitria
Berita Terkait
-
Epidemiolog Unsri Sarankan Tes Acak COVID 19 Sering Dilakukan di Sumsel
-
Keberhasilan Program Bayi Tabung di Sumsel Naik, Ada Hamil Bayi Kembar
-
Kuota Penerimaan CPNS dan PPPK Sumsel 29.937, Rincian Per Kabupaten/Kota
-
Kuota Penerimaan CPNS dan PPPK 2021 Sumsel 29.937, Berikut Cara Daftarnya
-
Pemprov Sumsel Gelar Salat Gaib dan Doa Palestina, Habib Mahdi Jadi Imam
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
CFN Malam Ini dan CFD Besok di Palembang, Jalan Ditutup dan Cara Hindari Macet
-
Undian Tabungan Pesirah di OKU Selatan, Warga Antusias Menabung Bersama Bank Sumsel Babel
-
Kenapa 5G Telkomsel Tidak Muncul di HP? Ini Penyebab yang Sering Terjadi di Palembang
-
Dari OOTD Pagi sampai Midnight Vibes, Galaxy A37 5G Bikin Konten Tetap Estetik Seharian
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna