SuaraSumsel.id - Untuk pertama kalinya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang menetapkan, standar upah layak bagi para jurnalis di kota Palembang. Pada tahun 2021, AJI Palembang menetapkan standar upah layak bagi jurnalis sebesar Rp 5.730.433.
Angka itu berasal dari perhitungan kebutuhan hidup dasar jurnalis, sebagaimana survei yang dilakukan sejak awal April 2021 lalu. Proses survei mencakup jurnlis media cetak, online, televisi, radio dan freelance.
"Di momen hari buruh 2021 ini, AJI Palembang merilis standar upah layak jurnalis Palembang. Survei dilakukan pada 60 responden dengan hasil memperlihatkan 89,8 persen jurnalis memperoleh upah di bawah standar layak," ungkap Ketua AJI Palembang, Prawira Maulana, konferensi pers Angka Upah Layak Palembang 2021 serangkaian peringatan Hari Buruh Sedunia atau Mayday, Sabtu (1/5/2021).
Ia menjelaskan, seorang jurnalis yang bekerja di Palembang sekitar 54,3 persen belum mendapat upah minimal sesuai Upah Minimum Kota (UMK) Palembang sebesar Rp 3.144.446. Selain itu, juga banyak jurnalis di Palembang digaji di bawah standar ketentuan upah tersebut.
"Memang 59,3 persen jurnalis di Palembang memiliki standar upah sekitar Rp 2 juta hingga Rp 4 juta mendekati atau melebihi nilai UMK Palembang. Namun nilai itu, jauh dari kata layak untuk hidup, terlebih bagi jurnalis dengan tanggungan keluarga," jelas dia.
Standar upah layak jurnalis dihasilkan dari survei meliputi beberapa kebutuhan seorang jurnalis mulai dari sandang, pangan, dan papan.
Untuk kebutuhan sandang AJI mencatat seorang jurnalis di Palembang minimal membutuhkan Rp 1.985.000 dalam sebulan. Kebutuhan tempat tinggal mencapai Rp 717.639, kebutuhan pakaian sebesar Rp 645.000, dan aneka kebutuhan hidup bulanan mencapai Rp 1.314.245.
Dalam survei tersebut, AJI Palembang juga memasukan kebutuhan alat kerja bagi seorang jurnalis di Palembang Rp 397.083, dan kebutuhan pandemik seperti masker dan hand sanitizer Rp 149.700 perbulan.
"Kebutuhan ini, AJI mencatat angka upah layak jurnalis Palembang Rp 5.730.433, dengan catatan ada biaya untuk menabung sebesar 10 persen atau Rp 520.948," jelas dia.
Baca Juga: Walhi Sumsel Menilai Munarman Dikriminalisasi Pakai UU Terorisme
Di hari buruh ini juga, AJI Palembang mencatat 81,4 persen responden yang disurvei mengaku merasa gaji yang diterima tidak memenuhi kebutuhan dan 83,1 persen responden berharap digaji berkisar antara Rp 4 juta di atas Rp 5 juta.
Beberapa pekerja media bahkan harus bekerja di lebih dari satu media untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kondisi ini didorong adanya sistem pengupahan yang tidak layak dari perusahaan media tempat bekerja.
"Tugas jurnalis selama pandemik kian bertambah berat. Selain beban kerja yang bertambah mulai dari pemotongan jumlah berita, hingga pembayaran dihitung perviewer. Para jurnalis juga dipaksa beradaptasi dengan sejumlah aturan yang membatasi sistem kerja mereka," jelas dia.
AJI mendorong perusahaan media yang memperkejakan jurnalisnya memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi pekerjanya, terutama memahami situasi pandemik yang semakin meningkat di daerah.
THR Tak Boleh Dicicil
Tak hanya menyoroti masalah upah layak bagi jurnalis. AJI Palembang bekerja sama dengan inisiator LBH Pers Palembang, Mualimin Pardi Dahlan, untuk membuka posko pengaduan keterlambatan pembayaran tunjangan hari raya (THR).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Sebagai Penyalur Terbesar, BRI Jaga Kualitas dan Akuntabilitas KUR
-
Relawan BRI Peduli Turun Langsung Bantu Korban Banjir dan Longsor di Desa Pasirlangu
-
Dukung Transformasi Perbankan Nasional, BRI Buka Rekrutmen BFLP Specialist 2026
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah melalui Implementasi SIPD RI
-
Siap-Siap! Besok PLN Padamkan Listrik di Palembang