Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Senin, 12 April 2021 | 17:57 WIB
Dermaga Tangga Buntung [istimewa] Dikenal Kampung Narkoba, Asal Muasal Nama Tangga Buntung

SuaraSumsel.id - Nama Tangga Buntung atau Tanggo Buntung sudah sangat terkenal di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Nama ini mencirikan suatu kawasan di pesisir Sungai Musi, Kota Palembang. 

Nama Tangga Buntung atau Tanggo Buntung lebih berada di Kelurahan 35 Ilir Palembang dan sekitarnya. Nama ini beraada di seberang ilir kota Palembag.

Belum diketahui pasti asal muasal sejarah nama tersebut.

Namun, banyak yang menyakini nama-nama kawasan di kota Palembang dengan dimulai dari kata tangga, ialah bermula dari kehidupan masyarakat pesisir Sungai Musi.

Baca Juga: Sejak Masa Sriwijaya, Sumsel Terkenal dengan Tiga Jenis Lada Ini

Masyarakat pesisir Sungai Musi menggunakan kata tangga seperti halnya Tangga Buntung, Tangga Tangkat, Tangga Batu hingga Tangga Raja menunjukkan sebuah kawasan seperti halnya dermaga dengan mempergunakan tangga yang melekat di dermaga sungai atau kawasan berkumpul di tepian sungai.

Tangga ialah sebuah alat bantu yang menyambungkan kawasan daratan menuju sungai maupun sebaliknya.

Sejarawan Palembang, Kemas Ari Panji menuturkan tidak banyak literasi tertulis menerangkan asal muasal nama kawasan berasal dari katan tangga, seperti halnya Tangga Buntung.

Biasanya, sejarah nama tersebut  berupa cerita rakyat yang berkembang secara turun temurun, dari mulut ke mulut.

"Sejarahnya lebih banyak turun temurun saja, belum ada tulisan yang gamblang menerangkan asal usulnya," kata ia, Senin (12/4/2021).

Baca Juga: Gerebek Kampung Narkoba Tangga Buntung, Brimob Polda Sumsel Diturunkan

Ada dua versi sejarah Tangga Buntung yang berkembang di masyarakat Palembang, Sumatera Selatan.

Kata Kemas Ali, versi pertama menceritakan bahwa ada pejabat tinggi, seperti halnya Raja atau Sultan yang ingin menyebarang dari ilir ke ulu Palembang.

Dari kawasan Ilir Palembang, sang petinggi tersebut menuju kawasan Ulu Palembang. Namun sayangnya, kawasan ulu tidak terdapat tangga, sehingga diambil tangga di kawasan ilir Palembang.

"Karena tangga di ilir Palembang ini, sudah diambil dan diletakkan di ulu, maka itu kawasan ilir Palembang tidak memiliki tangga. Itu kenapa di kawasan ilir Palembang akhirnya disebut Tangga Buntung," kata ia.

Makna Tangga Buntung lebih berarti pada tangga yang hilang, tangga yang lepas, atau tangga yang patah. "Suatu kondisi, tangga tersebut sudah tidak lagi berada di kawasan tersebut," terang ia.

Namun cerita rakyat lainnya mengenai Tangga Buntung berasal dari adanya kehilangan tangga atau dermaga di kawasan tersebut.

"Mana versi cerita rakyat yang benar antara keduannya, tentu belum bisa dipastikan. Karena cerita rakyat ini sifatrnya diceritakan dari orang-orang tua dan cerita ini tergantung atau sangat subjektif pada si pembuat cerita," pungkas ia.

Kemarin Minggu (12/4/2021), polisi melakukan pengerebekkan di kawasan tersebut. 

Pengerebekkan yang dilakukan pagi hari ini termasuk metode yang cukup berubah dari waktu pengerebekan sebelumnya. Sebelumnya, polisi lebih memilih menggerebek kawasan yang terkenal sebagai sarang narkoba ini pada malam hari.

Pengerebekkan pada pagi hari tersebut mengamankan 65 warga yang berasal dari empat lorong di kawasan tersebut. Polisi menyebutkan kampung narkoba karena memang sulit memberantas peredaran narkoba di kawasan tersebut bahkan disebut terdapat oknum yang melindungi kawasan tersebut.

Load More