SuaraSumsel.id - Usai mengamankan pembuat senjata api atau senpi rakitan industri rumahan, anggota Polres Ogan Komering Ilir (OKI) malah sempat diserang warga.
Penangkapan terjati saat polisi mengungkap tempat pembuatan senjata api ilegal di kampung 6, Desa Sungai Ceper Kecamatan Sungai Menang, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.
“Setelah diamankan, pelaku Rafid (36 tahun) menerangkan sudah melakukan pembuatan senjata api ilegal sejak setahun terakhir,” ungkap Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy saat Press release di Mapolres OKI, dilansir dari beritamusi.co.id - jaringan Suara.com, Senin (29/3/2021).
Pengakuan di hadapan polisi, pelaku sudah selama setahun terakhir pelaku sudah menjual 15 senjata rakitan ilegal yang dipesan langsung oleh para pembeli.
Pembuatan senjata api ini berdasarkan pemesanan, kebanyakan yang dibuat jenis revolver dan dijual dengan harga Rp 1,5 juta ke atas,” ungkap dia.
Sedangkan penyebaran senpi rakitan tersebut, Kapolres menyebutkan pembeli sebagian besar berasal dari Provinsi Lampung dan sebagian warga OKI.
“Saya mengimbau untuk para pembeli kalau bisa segera menyerahkan diri beserta senjata rakitan yang dimiliki kalau tidak ingin berurusan dengan hukum. Jika tertangkap tentu beda lagi,” beber Kapolres.
Penangkapan dilakukan dengan menerjunkan 30 anggota Jatanras Polres OKI dibantu anggota Polsek Sungai Menang sekitar pukul 02.00 dini hari.
Baca Juga: 11 Wilayah di Palembang Tersentuh Program Kawasan Layak Huni
Berita Terkait
-
Pelajar Ini Nekat Gantung Diri Hanya Gegara Tak Mau Jadi Beban Orang Tua
-
Petani Bikin Industri Rumahan Senpi Rakitan, Satu Unit Dijual Rp 2,5 Juta
-
3 Pembuat Senpi Rakitan Ditangkap, Bisa Bikin Seperti Milik TNI dan Polri
-
Sandera Gadis Remaja, SA Simpan Senpi Rakitan dan Ratusan Peluru
-
Bawa Senpi Rakitan, Warga Mesuji Kabur saat Diberhentikan Polantas
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Sumsel Tambah 9 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Ada Bebaso Palembang hingga Tari Siwar
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi Pengembangan Sumsel Health Tourism Bersama Pemprov Sumsel
-
5 Sepatu Lari Lokal Harga Rp300 Ribuan, Nyaman untuk Jogging dan Daily Run
-
Cetak Sawah Besar-besaran di Sumsel, Tapi Ancaman Alih Fungsi Masih Mengintai
-
BI Ungkap Strategi Jaga Harga Pangan di Sumsel, Inflasi Melandai Meski Kemarau Mengintai