SuaraSumsel.id - Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Aziz meninggal dunia Senin (8/3/2021) pagi tadi.
Sampai dengan menghembuskan nafas terakhir, ia belum dinyatakan negatif Covid-19, sehingga prosesi upacara pelepasan dilakukan prosedur protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di RS Charitas, Palembang.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyebutkan bupati yang baru saja dilantik 11 hari tersebut belum dipastikan kesembuhannya dari covid-19.
Ia sempat mendengar kabar kondisi kesehatan bupati membaik, namun kemudian menurun kembali.
“Beliau wafat masih dalam perawatan menuju pemulihan Covid-19, hari ini dilkukan prosesi pemakaman covid 19. Berseragam APD untuk berjaga-jaga jika virus tersebut masih ada,”katanya saat memimpin proses pemakaman Bupati Kuryana Azis.
Guna memastikan apakah masih terpapar atau sudah sembuh, pihak rumah sakit baru bisa menyampaikannya siang ini.
“Semoga hasil pemeriksaan post-mortem terakhir menunjukkan negatif, mari kita doakan beliau bersama-sama,” harapnya pada awak media.
Kuryana Aziz wafat pada usia 69 tahun. Diungkapkan Deru, pihak keluarga juga menyebutkan bahwa Kuryana mengindap penyakit hipertensi.
“Rencananya jenazah akan dimakamkan di OKU dan turut diantar oleh Gubernur Herman Deru,” sambung ia.
Baca Juga: Adu Legalitas dengan Moeldoko, Begini Gaya AHY saat Datangi Kemenkumham
Sementara mengenai pengganti Bupati OKU, Deru belum bersedia memberikan pernyataan. “Kita masih dalam keadaan berduka dan akan dibahas lagi nanti,” pungkasnya.
Kontributor: Fitria.
Berita Terkait
-
Baru 11 Hari Dilantik, Bupati OKU Kuryana Azis Meninggal Dunia
-
Innalilahi, Bupati OKU Kuryana Azis Meninggal Dunia
-
Sempat Isolasi Mandiri, Bupati OKU Kuryana Azis Dikabarkan Meninggal Dunia
-
Dilantik Wabup OKU, Johan Anuar Pakai Rompi Tahanan KPK
-
Ditahan Kasus Korupsi, Johan Anuar Dilantik Jadi Wakil Bupati OKU
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Chandra Asri Group Hadirkan Akses Air Bersih Bagi Masyarakat Bengkulu Melalui Pembangunan Sumur Bor
-
Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti
-
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia
-
Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi
-
Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan