SuaraSumsel.id - Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi mencabut Paraturan Presiden (Perpres) mengenai minuman keras (Miras), Selasa (2/3/2021).
Dalam pernyataannya, keputusan tersebut dilakukan setelah mendengar dan menerima masukan dari ulama-ulama Nadhatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan organisasi masyarakat (Omas) lainnya, termasuk tokoh agama lainnya.
Pencabutan peraturan baru ini pun mendapat reaksi dari Gus Miftah. Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah ini sebelumnya juga sempat menyampaikan penolakan terhadap peraturan Presiden tersebut.
Dalam penolakannya, ia mengungkapkan jika ia termasuk orang yang sering bersentuhan dengan korban-korban minuman keras (miras).
"Saya orang yang paham betul, akan dampak negatifnya miras. Karena kebetulan saya termasuk orang yang sering mendatangi pengajian dengan orang-orang yang menjadi korban miras," ujar Gus Miftah, kemarin lusa.
Beberapa saat Presiden Joko Widodo mengeluarkan keputusan tersebut, Gus Miftah kembali mengunggah pernyataannya.
Ia menuliskan kalimat yang menyatakan apresiasi terhadap langkah Presiden Joko Widodo yang mencabut Perpes Miras tersebut.
"Terima kasih presidenku @jokowi, Kami bangga denganmu," tulis Gus Mitfah.
Ia melanjutkan dengan menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah mencabut Perpres yang mengatur pembukaan investasi baru industri miras yang mengandung alkohol.
Baca Juga: Status Siaga Ditetapkan Lebih Cepat, Desa Rawan Karhutla Sumsel Menurun
Gus Miftah pun bersalawat mengucapkan syukur atas keputusan Presiden Joko Widodo tersebut.
Dalam unggahan itu, warganet juga banyak berkomentar. Salah satunya, ditulis akun @repooy yang mempertanyakan Gus Miftah mengapa mengucapkan terimakasih.
Menurut ia, peraturan yang dibuat pemerintah, akhirnya dicabut sendiri.
"Terus kita tetep harus terimakasih sama yang membuat peraturan Gus? Kalo pak Presiden gak buat aturan kaya gini mungkin kegaduhan dari sini gak bakal terjadi," ucapnya.
Berita Terkait
-
Sejak Awal Ustaz Yusuf Mansur Yakin Presiden Akan Cabut Perpres Miras
-
Kilas Balik Setahun Pandemi: Dari Diremehkan hingga Tembus 1 Juta
-
Wapres Ma'ruf Tidak Pernah Dilibatkan Jokowi Bahas Perpres Investasi Miras
-
Perpres Investasi Miras Dicabut, Roy Suryo Tegas Menuntut Hal Ini ke Jokowi
-
Jokowi Cabut Perpres Miras, Tengku Zul Beri Respons Begini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif
-
Sebulan Beroperasi, KA Rajabasa Ekonomi Premium Layani 66.521 Penumpang, Hubungkan Sumsel-Lampung
-
Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang Merembet, Wali Kota dan Wawako Bisa Diperiksa
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin