SuaraSumsel.id - Kisah sebuah keluarga yang menceritakan lauk yang dimakan saat makan malam, membuat warganet pilu. Mengapa tidak, video dimulai memperlihatkan seorang emak yang mengkonsumsi nasi dengan lauk mi.
Emak pun tidak menggunakan pakaian utuh, ia hanya menggunakan kain sebagai penuntup tubuh. Kain yang biasa dipergunakan emak-emak sebagai kemben ketika hendak mandi.
Lalu lauk yang dikonsumsi hanya berupa mi instans. Lauk mi terletak di piring nasi.
Lauk mi itupun dibagi empat orang anggota keluarga.
Di caption video itu tertulis,"makan malam sama emak aku, satu bungkus mi dibagi empat orang. Sungguh terasa enak dan kenyang banget," tulisnya.
Setelah kalimat dilengkapi dengan icon menangis dan berusaha memahami keadaan.
Lalu pembuat video juga mengungkapkan jika inilah makan malam keluargaku. Lauk mi dimakan empat orang anggota keluarga.
Nampak juga ada anggota keluarga keluarga lainnya tengah memakan mi yang dibagikan tersebut. Seorang anggota keluarga lain terlihat duduk di kursi dan kursi lainnya.
Anggota keluarga lainnya juga memperlihatkan mi yang dikonsumsi tersebut. Di piring anggota keluarga lainnya, juga nampak nasi berlauk mi.
Baca Juga: Seniman Pencipta Lagu Mutiara Palembang Filuz Mursalin Meninggal Dunia
Di video itupun nampak keluarga ini tinggal di rumah berlantai kayu.
Namun meski makan berlauk mi, keluarga ini tetap berkumpul dan makan bersama. Video ini diunggah oleh akun instagram Palembang_terciduk.
Dengan caption tulisan "Satu bungkus Indomie dibagi 4 orang, Ada yang pernah alami diposisi seperti ini. Masih bisa makan bareng keluarga itu yang paling bikin bahagia, orang lain yang lauknya lebih tampak enak belum tentu bisa makan bareng," tulisnya.
Video mengkonsumsi lauk mi pun langsung ditanggapi warganet yang kemudian juga membagikan kisah pilu mereka.
sherain1_ menulis lagi di posisi beliau sekarang 11-12 sama, tapi aku yakin jika roda kehidupan itu berputar dan aku masih punya Tuhan yang selalu saya sama keluargaku. Semoga kesusahan ini cepat berlalu (Aamiin ya allah).
trideniskurniawan menulis jika ia mengingat masa lalu yang satu bungkus mi malah dibagi lima orang, "Inget jaman dlu laju, 1bungkus mie di bagi jadi 5 orang," katanya.
Berita Terkait
-
Pemerintah Alokasikan Rp 300 Miliar bagi Pelabuhan Tanjung Carat Banyuasin
-
Saat Imlek, Tak Ada Zona Merah Covid 19 di Sumsel
-
Sumsel Alokasikan Anggaran Rp 30 Miliar bagi Karhutla
-
25 Kg Sabu Jaringan Aceh Diamankan Polda Sumsel
-
Gantikan Kelly Mariana Sebagai Ketua KPU Sumsel, Ini Profil Amrah Muslimin
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya
-
PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas
-
16 Perusahaan Diselidiki Karhutla Sumsel, Mengapa Nama Korporasi Belum Dibuka?
-
Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya
-
Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo