SuaraSumsel.id - Nama Mudai Maddang terseret dalam pnyelidikan indikasi korupsi Masjid Raya Sriwijaya. Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan memanggilnya sebagai saksi dalam penyelidikan kasus dugaan pembangunan masjid yang disebut termegah di Asia tersebut.
"“Saya sekarang sudah pindah domisili di Jakarta harus bolak-balik Palembang-Jakarta. Kalau diminta untuk diambil keterangan saya akan datang,” tegas Mudai, seperti dilansir dari Sumselupdate - Jaringan Suara.com, Selasa (9/1/2021).
Pemeriksaan pertama kalinya, ini dilalui dengan kurang lebih delapan pertanyaan. "Jika ada pemanggilan lanjutan maka akan saya penuhi. Tadi diperiksa tiga jam," sambungnya.
Kejati Sumsel menilai adanya indikasi yang penyalanggunaan pembangunan masjid tersebut.
“Kalau mangkrak teknisnya saya tidak tahu, silakan tanya ke tim pembangunan. Saya saat itu terlibat sebagai Bendahara Yayasan Masjid Sriwijaya, sehingga pertanyaan yang ditanyakan mengenai jabatan saya di sana,” terang ia.
Mudai mengakui, ia menjadi bendahara yayasan sejak awal masjid seluas 20 hektare tersebut dibangun.
Pada 2015, ia tak lagi memegang jabatan bendahara tersebut.
“Meski saya tidak menjabat lagi sebagai bendahara, saya tetap sebagai pengurus yayasan Masjid Sriwijaya,” pungkasnya.
Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman mengatakan pihaknya memanggil beberapa saksi untuk dimintai keterangan.
Baca Juga: 203 Nakes Lansia di Sumsel Divaksin Covid 19
Nama Mudai Madang dipanggil karena berkapasitas sebagai bendahara yayasan sehingga mengetahui aliran dana pembangunan masjid.
Diketahui Mudai Maddang pernah menjabat Direktur Umum PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (PT. SOM), yakni perusahaan yang mengelola klub kebanggaan wong Kito, Sriwijaya FC.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Alex Noerdin Meninggal Hingga ke Roblox, Warga Berkumpul di Bundaran Sekayu Versi Virtual
-
EcoGrow Mom PTBA Dorong Pemberdayaan Perempuan Lewat Urban Farming di Tanjung Karangan
-
Kilang Pertamina Plaju Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Satgas RAFI 1447 H, Perkuat SDM dan HSSE
-
Jadwal Imsak Palembang 27 Februari 2026: Waktu Sahur & Buka Puasa Lengkap
-
Ricuh di Musi Rawas! Kantor Lurah Pasar Muara Beliti Diserbu Warga, Ini Pemicunya