SuaraSumsel.id - Isak tangis keluarga mengiringi pemakaman Rion Yogatama (29), korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Jenazah dimakamkan di Tempat Permakaman Umum (TPU) Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Sabtu (23/1/2021)
sekitar pukul 12.30 WIB.
Peti jenazah Rion diberangkatkan Sabtu pukul 10.00 WIB dari Jakarta menggunakan maskapai Batik Air. Pesawat tiba di Bandara Silampari Kota Lubuklinggau sekitar pukul 11.00 WIB. Peti berisi jenazah Rion dibawa ke kediaman orang tuanya sebelum dimakamkan.
"Keluarga sudah ikhlas, semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT," kata Sugito, paman korban.
Ia mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak sehingga keponakannya dapat ditemukan serta dimakamkan dengan layak.
Istri korban, Ervina (28) sempat menangis dan memeluk peti jenazah Rion saat tiba di bandara. Anggota keluarga mencoba menenangkannya sehingga proses pemakaman berjalan lancar.
Sebelumnya, Ervina menceritakan, suaminya berangkat ke Pontianak untuk keperluan pekerjaan. Semula korban tidak berencana naik Sriwijaya Air. Hal itu dikarenakan tiket yang dibeli tertera rute Lubuklinggau-Jakarta-Pontianak menggunakan maskapai Nam Air berangkat 9 Januari pukul 07.00 WIB.
Namun suaminya dialihkan dari Nam Air ke Sriwijaya Air dengan jadwal berangkat pukul 13.00 WIB karena ketinggalan pesawat. Sampai akhirnya Rion diketahui turut menjadi korban jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu.
Jenazah Rion sendiri baru teridentifikasi pada DVI RS Polri pada Kamis (21/1) atau 13 hari setelah jatuhnya Sriwijaya SJ 182. Korban meninggalkan seorang istri serta dua orang anak berusia tiga tahun dan sembilan bulan.
Baca Juga: Sriwijaya Air ke Keluarga Korban: Hindari Oknum Urus Asuransi Kecelakaan
Sementara Pemkot Lubuklinggau yang mengawal penuh kepulangan Rion juga memfasilitasi Ervina untuk bekerja sebagai honorer di dinas pemadaman dan bencana setempat, karena ia harus menggantikan posisi Rion sebagai tulang punggung keluarga.
Jasa Raharja Sumsel juga telah memberikan santunan kepada ahli waris Rion Rp 50 juta, serta sudah dijamin menerima Rp1,5 miliar dari Sriwijaya Air sebagai santunan. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi
-
Terbang ke Kuala Lumpur Kini Lebih Mudah, AirAsia Tambah Penerbangan dari Palembang