Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Minggu, 17 Januari 2021 | 07:12 WIB
Petugas memeriksa sejumlah barang yang diduga milik penumpang dan pramugari pesawat Sriwijaya Air yang ditemukan di sekitar perairan Pulau Laki, Senin.(Antara/Muhammad Zulfikar). Keluarga penumpang Sriwijaya Air 182 SJ masih menunggu kepulangan jenazah Indah Permata Sari.

Indah sudah tidak tinggal lagi di desa tersebut karena mengikuti sang suami, Rizki Wahyudi.

Tidak hanya Rizki dan Indah Halimah Putri, kepergian sepasang suami istri ini juga bersama sang anak Arkana Nadhif, dan ibu Rizki, Rosi Wahyuni serta saudara sepupunya, Nabila Anjani.

Tim Disaster Victim Identification atau DVI Polri telah menerima seluruh sampel DNA korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ 182, Jumat (15/1/2021).

"Untuk sampel DNA kami telah menerima 140 sampel, ini untuk 62 korban. Jadi untuk sampel DNA telah kita terima untuk 62 korban. Jadi sudah lengkap sampel DNA untuk seluruh korban," kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono dalam jumpa pers di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta, Jumat (15/1/2021).

Baca Juga: Doa Ketua FPI Sumsel Imam Mahdi Untuk Syekh Ali Jaber: Kuburnya Taman Surga

Hingga Jumat petang Tim DVI Polri telah menerima 155 kantong jenazah. Adapun jumlah jenazah yang berhasil diidentifikasi sebanyak 17 orang.

Ke-17 jenazah tersebut yakni atas nama Okky Bisma, Khasanah, Fadly Satrianto, Asy Habul Yamin, Indah Halimah Putri, Agus Minarni, Ricko, Ihsan Adhlan Hakim, Mia Trasetyani, Yohanes Suherdi, Pipit Priyono, Supianto, Toni Ismail, Dinda Amelia, Isti Yudha Prastika, Putri Wahyuni, dan Rahmawati.

Load More