Ini karena, setiap hari ribuan pesan masuk membanjiri smartphone milik pria asal Banyuwangi itu.
Bahkan, dalam satu hari pesan masuk melalui aplikasi Facebook atupun aplikasi pesan lainnya mencapai 9 ribu lebih pesan.
Isinya pun beragam, mulai dari menanyakan alamat rumah hingga meminta nomor telepon.
"Begitu internet dihidupkan, HP gak henti-hentinya berbunyi. Getar terus banyak pesan masuk. Sampai baterai cepat habis, kadang-kadang juga blank," ujarnya.
Kekinian, Imron Gondrong berharap bisa bertemu langsung dengan Jokowi.
Pria asal Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo Banyuwangi itu ingin memastikan kemiripan dengan Presiden Jokowi.
Imron Gondrong mengaku pernah melihat Jokowi secara langsung saat Presiden RI tersebut turun langsung meninjau lokasi pasca gempa NTB beberapa tahun lalu.
"Kalau bisa bertemu pak Presiden ya saya sangat mau. Siapa juga yang menolak kesempatan langka itu. Dulu pernah lihat beliau secara langsung waktu gempa di NTB. Kalau dibandingkan ya saya ini apa, saya jelek begini kok," kata Imron.
Sumber: Suara.com
Baca Juga: Dulu Fadjroel Sindir SBY, Jansen Bandingkan dengan Utang Negara Era Jokowi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang