Setelah Indonesia merdeka, Gani ditunjuk untuk membentuk kesatuan militer di Sumatera, Sejak Oktober 1945 sampai Juli 1946, ia menjadi koordinator Badan Keamanan Rakyat(BKR) untuk Sumatera Selatan. BKR ini adalah cikal-bakal lahirnya Tentara Nasional Indonesia sekarang.
Kemudian menjadi Gubernur Militer Sumatera Selatan periode fisik saat Agresi Militer Belanda I dan juga pernah menjadi anggota delegasi Perundingan Linggarjati pada tahun 1946
Berkat hasrat yang begitu kuat di dunia politik dan kemiliteran, ketika Amir Sjarifuddin menjadi Menteri Pertahanan, Gani diangkat jadi Wakil Kementerian Keamanan dan Pertahanan untuk Pulau Sumatera Selatan.
Di sinilah awal mula AK Gani mendapat julukan pers asing sebagai "The Biggest Smuggler in Southeast Asia" (Penyelundup Terbesar di Asia Tenggara), karena semasa aktif di kemiliteran dalam BKR maupun sebagai Wakil Kementerian Keamanan dan Pertahanan di Sumater Selatan.
Adenan selain memimpin secara langsung perjuangan bersenjata di lapangan, namun juga aktif mengumpulkan senjata dan membeli barang-barang kebutuhan rakyat dengan cara penyelundupan.
Dari aksi inilah A.K Gani termasuk salah seorang yang berjasa dalam menembus blokade ekonomi yang dilakukan oleh Belanda.
Bersambung...
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kartu ATM Tertelan, Saldo Rp17 Juta Raib, Begini Kronologi yang Dialami Nasabah di Palembang
-
Harta Sekda Palembang Disorot Usai Didemo ke KPK, Begini Isi LHKPN Terbarunya
-
Setelah Lampung Viral, Warga Banyuasin Juga Patungan Hampir Rp1 Miliar Demi Jalan Rusak
-
BRIvolution Reignite Kian Akseleratif, Perkuat Peran Danantara dalam Mendorong Ekonomi Nasional
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan