SuaraSumsel.id - Aggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan menyatakan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun ini turun drastis.
Ketua PHRI Sumsel, Herlan Aspiudin di Palembang, Kamis, mengatakan, sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor hotel dan restoran tidak sesuai target yang ditetapkan karena bisnis anggotanya terpuruk dampak anjloknya tamu sejak Maret 2020 akibat wabah Covid 19.
Melihat kondisi pendapatan hotel dan restoran yang mengalami penurunan drastis dampak pandemi COVID-19, sumbangan ke PAD dari pajak hotel dan restoran diperkirakan hanya di bawah Rp200 miliar.
Sebelum adanya wabah virus Corona jensi baru itu, pihaknya berhasil mendorong anggota untuk meningkatkan sumbangan PAD guna mendukung program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kegiatan usaha dalam provinsi dengan 17 kabupaten/kota itu.
Berdasarkan data pada 2019, pajak hotel dan restoran yang masuk ke kas daerah di provinsi yang terkenal dengan makanan khas pempek ini mencapai Rp250 miliar atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya di bawah Rp200 miliar.
Sumbangan PAD dari anggota PHRI Sumsel kepada pemerintah kabupaten dan kota di wilayah kegiatan usaha dalam beberapa tahun terakhir cukup besar.
Khusus di Kota Palembang, sumbangan PAD dari pengusaha hotel dan restoran mencapai Rp233 miliar pada 2019 atau mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan 2018 yang hanya Rp185 miliar.
Dengan adanya kondisi yang sulit karena dampak wabah COVID-19, maka target PAD Kota Palembang dan 16 kabupaten/kota Sumsel lainnya yang diupayakan lebih besar lagi pada 2020 ini tidak mungkin bisa dipenuhi.
"Dalam kondisi sulit sekarang ini untuk bertahan saja sulit apalagi untuk memberikan sumbangan pajak hotel dan restoran, bahkan anggota PHRI Sumsel meminta pemerintah daerah membantu mengatasi masalah tersebut," ujar Herlan.
Baca Juga: Jelang Perhitungan Suara, KPU Sediakan 100 Masker di TPS
Sumber: Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Kemarau Panjang, Air Bersih Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang Disuplai 2 Mobil Tangki
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut