SuaraSumsel.id - Mencapai ratusan Panitia Pemungutan Suara (PPS) KPU Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan memperlihatkan hasil reaktif COVID-19 sehingga dalam waktu dekat akan dilakukan pemeriksaan kesehatan tahap kedua.
"Ada sekitar 150 orang PPS yang hasil tes cepatnya beberapa waktu lalu reaktif," kata Ketua KPU Ogan Komering Ulu (OKU), Naning Wijaya di Baturaja, Senin seperti dilansir ANTARA, Selasa (8/12/2020).
Rapid test ulang itu sendiri, akan dilakukan dalam waktu dekat sebelum hari pencoblosan, "Mudah-mudahan semuanya non reaktif," harap ia.
Jika nanti ada yang masih reaktif, lanjut Naning, pihaknya akan segera melakukan pergantian terhadap PPS dan KPPS tersebut untuk ditugaskan di lapangan.
"Karena sesuai peraturan seluruh pihak penyelenggara Pilkada serentak 2020 harus benar-benar sehat saat menjalankan tugas di lapangan," tegas dia.
Sementara itu, selain KPU OKU tes cepat ulang tersebut juga dilakukan Bawaslu OKU terhadap 22 Pengawas TPS di wilayahnya sebab dinyatakan hasilnya reaktif saat pemeriksaan kesehatan beberapa waktu lalu.
"Kalau nanti mereka masih ada yang reaktif, kami akan langsung melakukan PAW terhadap Pengawas TPS tersebut," tegas Ketua Bawaslu OKU, Dewantara Jaya belum lama ini.
(ANTARA)
Baca Juga: Inilah Sosok Bocah SD di Sumsel, Pembuat Puisi "Sepedah, Ikan dan Batubara"
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer
-
Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa
-
DPRD Sumsel Desak Polisi Tindak 20 Korporasi Karhutla, Sejauh Mana Penyidikannya?
-
4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan