SuaraSumsel.id - Pemeriksaan dua proyek pembangunan jalan di Desa Pelabuhan Dalam Indralaya senilai Rp17 miliar dan Desa Tanjung Miring Kecamatan Muarakuang senilai Rp12 miliar terus berlanjut meski memasuki hari ketiga.
Pemeriksaan yang berlangsung di ruang Posko Operasi Kepolisian Mapolres Ogan Ilir dan Ruang Reskrim Pidum itu dilakukan kepada empat orang rekanan yang diduga mengerjaan proyek tersebut.
Proses pemeriksaan dilakukan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pantauan awak media, ada lebih dari tujuh orang petugas yang bertugas melakukan penyidikan. Petugas pemeriksa tersebut ada yang laki-laki dan perempuan.
Bahkan salah satu petugas sempat menjawab jika tidak terjadi pemeriksaan apapun.
Pemborong hadir pada pukul 10.00 wib di Mapolres Oganilir.
Rekanan PT BSM Sarif mengatakan kedatangan ke Mapolres OI guna memenuhi panggilan KPK RI.
“PT BSM hanya dipinjam oleh KTF yang juga merupakan sahabat karib saya. Kalau untuk fee-nya ya cara sahabatlah. PT saya digunakan untuk proyek jalan Desa Pelabuhan Dalam-Inderalaya senilai lebih dari Rp17 miliar. Saya, ada kuasa Direktur jadi saya hanya mendampingi KTF untuk memberikan keterangan,” tegasnya usai pemeriksaan
Disinggung soal siapa yang menandatangani kuasa direktur terhadap perusahaan yang dipinjamnya, ia enggan menjawab.
Baca Juga: Buntut Layanan IGD Rumah Sakit Ditutup, Dua Dokter Tolak di-PHK
Sementara CV Mltk juga dipanggil namun dirinya mengaku bingung.
“Saya ini bingung mengapa saya dipanggil terkait proyek jalan di Desa Pelabuhan Dalam-Inderalaya. Padahal saya tidak ada proyeknya. Karena itu saya mau menjelaskan mau klarifikasi,”katanya enggan menyebutkan nama
Terpisah oknum KTF yang diduga meminjam PT untuk pengerjaan proyek tersebut mengaku dirinya pasrah terkait persoalan tersebut.
“Saya pasrah saja, jalani saja. Saya taat hukum,” ujarnya.
(Sumselupdate)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Viral di Sitinjau Lauik, Siapa Arteria Dahlan? Dari Politisi PDIP ke Komisaris PT Pusri
-
Cara Menyimpan Songket Mahal agar Tak Dimakan Ngengat, Rahasia Benang Emas Tetap Berkilau
-
Empat Nama Sudah Dikantongi Polisi, Namun Tersangka Belum Ditetapkan, Kasus Hindoli Mandek?
-
Sinergi Holding Ultra Mikro BRI Kian Kuat, Dorong Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan
-
Lakuer Palembang: Kerajinan Kayu Berlapis Emas yang Dulu dari Istana, Kini Diburu Kolektor Dunia