SuaraSumsel.id - Sampai dengan hari ini, para pemuda, mahasiswa dan pelajar ikut turun ke jalan menolak Undang-undang Cipta Kerja.
Sama militannya seperti buruh yang terdampak langsung UU Cipta Kerja, mereka tak gentar mesti harus bentrok dengan polisi dan terkena gas air mata.
Ijal, Penanggung Jawab Fraksi Pemuda, Mahasiswa, dan Pelajar Forum Rakyat Membatalkan Omnibus Law (FORMO) mengatakan terdapat alasan yang mendorong pemuda turun ke jalan.
Pertama, sebagian besar pemuda, mahasiswa hingga pelajar yang turun ke jalan memiliki orang tua yang bakal terimbas langsung Omnibus Law.
"Sebagian besar mahasiswa dan pelajar mempunyai orang tua yg notabene merupakan kelas buruh dan kaum tani, dua sektor itu yg paling terdampak Omnibus Law," ujar Ijal kepada Suarajabar.id, Senin (19/10/2020).
Kemudian pada dalam pasal 65 UU Cipta Kerja versi 812 halaman mengatur mengenai liberalisasi pendidikan.
Ini jelas berpengaruh terhadap nasib pelajar dan mahasiswa.
"Institusi pendidikan akan diberikan legalitas yang sama dengan legalitas pengadaan izin berusaha, dengan demikian lembaga atau institusi pendidikan akan berstatus perusahaan, ini kan bentuk komersialisasi pendidikan," tegasnya.
Pihaknya juga menilai Omnibus Law melegalkan fleksibilitas pasar tenaga kerja. Salah satunya pemberlakuan magang selama dua semester tanpa mendapatkan upah bagi mahasiswa.
Baca Juga: Akun Raib saat Beberkan Aktor UU Ciptaker, YLBHI: Pemerintah Wajib Respons
"Ini juga seperti menunjukkan bahwa institusi pendidikan menjadi institusi yang mereproduksi tenaga kerja cadangan," ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, anggota Front Mahasiswa Nasional ini mengatakan elemen pemuda, pelajar dan mahasiswa akan bergabung bersama buruh dalam aksi yang akan digelar Forum Rakyat Membatalkan Omnibus Law (FORMO) di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (20/10/2020) besok.
"Kita memilih berjuang bersama kelas buruh dan kaum tani, serta dipimpin oleh kelas buruh karena tidak ada hari depan bagi pemuda, mahasiswa, dan pelajar jika tidak berjuang bersama mereka," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Dorong Layanan Digital Andal, BRI Raih Sertifikasi Internasional ISO/IEC 25000
-
Rahasia Suara Gitar Batanghari Sembilan yang Bikin Merinding, Ternyata Ada di Jenis Kayunya
-
5 Cara Bisnis Jastip Pempek untuk Pemula, Modal Kecil tapi Cuan Stabil untuk Anak Muda
-
Cari Tempat WFH Tenang di Palembang? Cafe Danau Jakabaring Ini Sepi, WiFi Kencang
-
CFD Palembang Hari Pertama Diserbu Warga, Jalanan Malah Lumpuh dan Tuai Protes