SuaraSumsel.id - Empat warga asal Sumatera Barat (Sumbar) ditahan di Mapolres Nagan Raya, Aceh. Mereka diduga mengangkut 85 kilogram (kg) ganja kering setelah sebelumnya tertangkap di kawasan Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong.
“Keempat pelaku masih kami periksa untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Risno SIK di Suka Makmue, Sabtu (10/10/2020).
Para tersangka tersebut masing-masing PA (22) warga Desa Tanjung Pati Koto Tuo, kecamatan Harao, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. FB (23) warga Komplek Pemendak, Kecamatan Nanggalo, Kabupaten Padang Kota, Sumatera Barat.
Kemudian AN (29) warga Desa Kampung Melayu, Kecamatan Nanggalo, Kabupaten Padang Kota, Provinsi Sumatera Barat, serta BSP (25) warga Desa Palapa, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat.
Dari tangan tersangka, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di antaranyai satu unit mobil Toyota Avanza Veloz nomor polisi BA 1239 OI, satu unit mobil Daihatsu Calya nomor polisi BA 1572 NM, empat karung besar ganja kering seberat 85 kilogram.
Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan empat unit telepon selular milik para pelaku masing-masing satu unit Hp merek nokia warna hitam, satu unit hp merek Sony X peria warna emas, satu unit hp merek Vivo warna biru, serta satu unit hp merek Xiaomi warna hitam.
Kapolres Risno menjelaskan, penangkapan terhadap empat pelaku tersebut setelah polisi memberhentikan dua unit mobil yang bertugas melakukan pengamanan di Pos Covid-19 di kawasan Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, pada Kamis (8/10) malam lalu sekira pukul 21.30 WIB.
Kemudian petugas melakukan pemeriksaan di dalam kedua mobil tersebut, dan pada saat dilakukan pemeriksaan diketahui bahwa kedua mobil tersebut berasal dari Sumbar.
Karena merasa curiga, kata Kapolres, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kedua mobil tersebut dan ditemukan empat buah karung goni yang berisikan narkotika jenis ganja yang di simpan di bagasi belakang mobil Calya dengan nomorpol BA 1572 NM warna putih.
“Untuk saat ini empat tersangka beserta barang bukti telah diamankan ke Polres Nagan Raya, guna proses penyidikan lebih lanjut,” kata Kapolres Risno. (Antara)
Berita Terkait
-
Drama Penangkapan HR-V di Lhokseumawe, Polisi Temukan 13 Karung Sabu Asal Thailand
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Kotak Amal Masjid Bergiliran Dibobol, Uang Sedekah Jamaah Jadi Incaran Pencuri di Lahat
-
Sumur Minyak Rakyat Ilegal di Muba Kembali Terbakar, Kenapa Kebakaran Terus Berulang?
-
Detik-detik Pajero Terbakar di Tol Kayuagung-Palembang, Polisi Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
Update Harga Emas Hari Ini, Antam 1 Gram Rp2,66 Juta, Perhiasan Tembus Rp14,7 Juta per Suku
-
Peserta Latsarmil Koperasi Merah Putih Asal Baturaja Meninggal, Disebut Alami Henti Jantung